Pilkada Solo 2020
Senior PDIP Solo Hariadi Kritik Ucapan Bakal Calon Wawali Teguh Soal Ucapan 'Banteng Tapi Kerbau'
Tokoh senior PDIP Hariadi Saptono menyoroti komentar Bakal Calon Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa soal 'Banteng Tetapi Kerbau'.
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Asep Abdullah Rowi
"Saya tidak menyinggung, tidak ada yang saya singgung, saya tidak menyebutkan nama orang," ujar dia kepada TribunSolo.com, Rabu (8/1/2020).
Teguh menambahkan sebagai kader PDI Perjuangan harus tegak lurus dengan pimpinan, termasuk kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.
• Saat Foto Amien Rais Berjas Biru Terpasang Dukung Calon PDIP Purnomo-Teguh, Ini Penjelasan PAN
• Rudy Singgung Intervensi ke DPC PDIP Solo dalam Pilkada 2020, Ini Tanggapan Tokoh Senior PDIP Solo
"Kalau yang namanya PDI Perjuangan, banteng matannya merah, moncongnya putih, ya, cuma satu saja pimpinannya, kalau di DPC PDI Perjuangan Kota Solo, ya, FX Hadi Rudyatmo," tutur dia.
"Kalau tegak lurus, ya harus mengikuti itu jangan semaunya sendiri," imbuhnya menekankan.
Teguh juga mengklarifikasi pernyataannya soal 'pertarungan antar banteng' yang disampaikannya.
Menurutnya, itu sebagai perwakilan tangisan masyarakat terhadap kondisi saat ini di Pilkada Solo 2020.
"Itu sebetulnya tangisan masyarakat bahwa kita tidak ada musuhnya, musuhnya, ya dari PDI Perjuangan," ucap dia.
"Soalnya partai lain sudah kita komunikasikan dan tidak ada lawan, lawannya tinggal satu, independen, itupun kalau tidak muncul sampai Februari selesai," tambahnya.
Kondisi tersebut berpotensi calon PDI Perjuangan melawan kotak kosong.
"Besok calon dari PDI Perjuangan akan melawan kotak kosong," ucap Teguh. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/koordinator-forum-628-setia-mega-hari-adi-saptono-dan-gibran.jpg)