Breaking News:

Kominfo Ancang-ancang Blokir Aplikasi Ojek Online Maxim

Semuel Abrijani mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat peringatan ke Maxim Selasa kemarin dan memberi waktu 2x24 jam.

DOK. MAXIM
Ilustrasi driver ojek online Maxim yang kini juga merambah ke Solo. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan, aplikasi ojek online (ojol) asal Rusia, Maxim, akan bisa diblokir dua hari lagi setelah sebelumnya pengelola aplikasi tersebut menerima peringatan resmi dari Kementerian Perhubungan.

Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat peringatan ke Maxim Selasa kemarin dan memberi waktu 2x24 jam.

"Baru kemarin dikirim 2x24 jam dan harus merespons."

"Kalau tidak merespon, tergantung Kemenhub."

"Kalau mereka minta ditutup, saya tutup, di-suspend," ujarnya di Kominfo, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Menurutnya, Kominfo sudah mengirim surat peringatan keras agar Maxim merespon dan mematuhi peraturan pemerintah melalui Ditjen Hubdar.

Inilah Perbedaan Maxim Dibanding Grab dan Gojek, Penderekan Mobil hingga Starter Aki

"Kalau tidak menanggapi 2 kali 24 jam, kemarin baru dikirim, lusa harus direspons."

"Kalau tidak tergantung instruksi Dirjen Perhubungan Darat karena di PP 71 sudah ada sanksi dan dendanya," kata Semuel.

Ia menambahkan, Kominfo hanya bisa melakukan suspensi agar Maxim tidak bisa beroperasi sementara waktu di Indonesia.

"Kayak fintech saja. Perintahnya (harus) dari OJK, baru kita tutup," kata dia, dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com. (Yanuar Riezqi)

Artikel ini telah dipublikasikan Tribunnews.com dengan judul: Waduh, Dua Hari Lagi Aplikasi Ojek Online Maxim Akan Diblokir

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved