Dengar Anaknya Dibekap Plastik hingga Disetrum, Ibunya Lutfi: Saya Aja Gak Pernah Mukul
Mendengar pengakuan sang anak soal perlakuan polisi, tangis sendu ibunda Lutfi Alfiandi, Nurhayati pun tak lagi bisa terbendung lagi.
TRIBUNSOLO.COM - Mendengar pengakuan sang anak soal perlakuan polisi, tangis sendu ibunda Lutfi Alfiandi, Nurhayati pun tak lagi bisa terbendung lagi.
Terkait kasus yang menjerat putranya Nurhayanti sangat menyesalkan perlakuan Polisi yang menyetrum dan memukuli Lutfi agar mengaku melempar batu saat dem Revisi UU KPK di DPR.
• 4 Pengakuan Lutfi Alfiandi Sang Pembawa Bendera saat Demo, Diajak dari Medsos hingga Disiksa Polisi
Diketahui Lutfi merupakan pemuda yang membawa bendera di tengah aksu demo pelajar STM di DPR.
Lutfi Alfiandi awalnya menceritakan perlakuan penyidik Polisi padanya saat di persidangan.
Lutfi mengaku dirinya disiksa oleh penyidik agar mengakui perbuatan yang tidak dilakukannya.
Lutfi Alfiandi menceritakan di Mata Najwa Rabu (22/1/2020), saat itu menjelang magrib ia hendak pulang bersama temannya.
Lutfi dibonceng temannya mengarah ke Jakarta Utara.
Menurut Lutfi saat melewati kerumunan, tiba-tiba saja ada yang menariknya dari atas motor kemudian membawa ke kantor polisi.
"pada saat azan magrib saya pulang ke arah Jakarta Utara, saya diboncoeng fokus maenan hanpdhone, yang bawa motor temen saya, disitu ramai kirain wargan saya juga gak tau itu polisi,
lagi macet saat saat lagi maen hp lagsung dirangkul dibawa ke dalam, " kata Lutfi Alfiandi dikutip dari wawancara eksklusif Mata Najwa dalam tayangan akun Youtube Najwa Shihab berjudul Eksklusif Kesaksian Lutfi Pembawa Bendera: Dipukul dan Disetrum (Part 3) | Mata Najwa.
Lutfi melanjutkan, saat dibawa itu ia sama sekali tak diberi kesempatan untuk menjelaskan pada Polisi.
"kaya saya gak dikasih kesempatan menjelaskan saya ini ngapain, langsung tangkap dibawa ke atas, " kata Lutfi.
• Komunitas Pejuang Demokrasi Minta Supaya Bersabar soal Pilkada 2020, Ini Tanggapan DPC PDIP Solo
Keesokan harinya setelah ditangkap, Lutfi baru diperiksa oleh penyidik.
Menurut kesaksian Lutfi, semua yang diamankan oleh Polisi tidak didampingi oleh kuasa hukum.
"keesokan harinya dibuatkan BAP, pada saat diBAP saya gak didampaingi, semua yang diamankan gak didampingin kuasa hukum, " kata Lutfi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pelajar-melakukan-aksi-tolak-rukhp-di-belakang.jpg)