Breaking News:

Virus Corona

Cegah Virus Corona, Pemerintah Periksa Kelelawar Dagangan di Pasar Depok Solo

Cegah Corona, Pemerintah Ambil Sampel Kotoran Kelelawar di Pasar Depok Solo

Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Aji Bramastra
TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Kelelawar yang dijual di Pasar Depok Manahan, Solo. Mengonsumsi kelelawar diduga jadi penyebab berulanya penyebaran virus Corona. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penjualan kelelawar di Pasar Depok Manahan, Solo, ikut jadi perhatian Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Surakarta.

Kelelawar Jadi Pemicu Virus Corona, Di Solo Masih Dikonsumsi Jadi Jamu Penangkal Asma

Virus Corona Diduga karena Makan Kelelawar, Penjualan Kelelawar di Pasar Depok Solo Tak Menurun

Sebagaimana diketahui, muncul kabar, Virus Corona dari Wuhan, China, menyebar karena konsumsi daging kelelawar.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Surakarta, Evi Nur Wulandari mengatakan, Pasar Depok akan menjadi sasaran tindakan pencegahan.

"Balai Besar Penelitian Veteriner Bogor (BBPVB) sudah melakukan pengambilan sampel kotoran kelelawar di Pasar Depok," ujar Evi, Senin (27/1/2020).

Pengambilan sampel tersebut akan diteliti terlebih dahulu.

Evi mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Balai Besar Penelitian Veteriner Bogor.

"Kalau hasilnya keluar akan dikirim ke Solo," kata Evi.

Nantinya bila sampel sudah keluar mereka akan melakukan langkah antisipasi seperti apa.

Warga Solo Raya diketahui juga mengkonsumsi kelelawar namun sebagai pengobatan penyakit asma.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved