Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Virus Corona

Jika Ada Penumpang Terindikasi Virus Corona di Bandara Solo, Berikut Ini Rumah Sakit yang Merawatnya

Para penumpang luar negeri yang mendarat di Adi Soemarmo Solo di Boyolali akan dirujuk ke RSUD Dr Moewardi bila terindikasi gejala virus corona.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
www.rsmoewardi.com
Gedung baru RSUD dr Moewardi Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Para penumpang luar negeri yang mendarat di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo di Boyolali akan dirujuk ke RSUD dr Moewardi bila terindikasi gejala virus corona.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang, Aryanti.

"Untuk yang ada indikasi suspek akan kita rujuk ke RSUD Dr Moewardi, salah satu rumah sakit yanh telah disiapkan untuk rujukan penyakit menular," terang Aryanti kepada TribunSolo.com, Senin (27/1/2020).

"Di sana sudah dilengkapi dengan ruangan isolasi bertekanan negatif, harapan kita tidak ada yang kita rujuk ke sana," imbuhnya membeberkan.

Epidemiolog KKP Semarang Wilker Bandara Internasional Adi Soemarmo, Soeharto menyampaikan tidak ada ruang isolasi di bandara.

Hal itu yang membuat penumpang yang terindikasi gejala virus corona harus dirujuk ke RSUD dr Moewardi.

"Untik di sini ruang isolasi tidak ada, kita langsung bawa menggunakan ambulance ke RSUD dr Moewardi," jelas Soeharto.

Melalui Kartu Sakti Bandara Solo Ketahui Riwayat Perjalanan Turis Demi Waspadai Virus Corona

Penumpang Pesawat dari Luar Negeri Dicek Berlapis Setiba di Bandara Adi Soemarmo, Ini Alasannya

"Ambulance sudah stand by di bandara, apabila ada penumpang yang terindikasi mengarah ke sana, maka kita rujuk langsung ke RSUD Dr Moewardi," tambahnya.

Suhu tubuh penumpang di atas 38 derajat celcius menjadi satu diantara indikasi gejala virus corona.

"Apabila ada indikasi suhu badan melebihi 38 derajat celcius, penumpang akan kita wawancara dulu, lalu kita rujuk ke RSUD Dr Moewardi," kata Soeharto.

"Kita ambil spesimennya, lalu kita bawa ke Litbangkes Jakarta," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved