Dubes RI untuk China Sebut Mayoritas WNI Sudah Tinggalkan China

Dilansir dari Antara, dari sekitar 15.800 WNI yang mayoritas pelajar, saat ini yang diperkirakan masih berada di China hanya sekitar 1.500 orang.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DIHAN AJI NUGROHO
Ilustrasi: Sejumlah wisatawan asal Malaysia tiba di Pelabuhan Internasional Batam Center, Batam, Selasa (28/1). Meningkatnya warga negara china yang terdeteksi virus corona di Singapura membuat pengawasan terhadap lalulintas warga negara asing maupun WNI diperketat untuk mencegah masuknya virus corona ke Indonesia. 

TRIBUNSOLO.COM -  Mayoritas warga negara Indonesia ( WNI) memilih meninggalkan China, di tengah upaya pemerintah negara tersebut menyembuhkan masyarakat yang positif terjangkit virus corona jenis baru (2019-nCoV).

Dilansir dari Antara, dari sekitar 15.800 WNI yang mayoritas pelajar, saat ini yang diperkirakan masih berada di China hanya sekitar 1.500 orang.

Jumlah itu termasuk tujuh orang yang berada di Provinsi Hubei, terutama Kota Wuhan, yang menjadi lokasi awal wabah virus corona.

"Sudah. Sebagian besar sudah pada pulang. Apalagi libur sekolah diperpanjang," kata Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun saat dihubungi Antara, Minggu (9/2/2020).

Takut Terpapar Virus Corona saat Liburan ke Thailand, Ruben Onsu: Saya Gak Berani Makan di Luar

Korban Meninggal Akibat Virus Corona Lebih Banyak dari Wabah SARS, Ini Jumlahnya

Hingga Minggu pagi, tercatat 812 orang telah meninggal karena virus ini. Di lain pihak, Pemerintah China menyatakan 2.651 orang sembuh dari virus tersebut.

Djauhari menambahkan, banyaknya WNI yang telah meninggalkan China tidak terlepas dari adanya imbauan dari Kementerian Pendidikan China dan KBRI Beijing agar pulang ke Tanah Air untuk sementara waktu.

Kementerian Pendidikan sebelumnya mengumumkan perpanjangan masa libur semester Tahun Baru Imlek hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Menyikapi merebaknya wabah virus corona di Tiongkok akhir-akhir ini, bagi warga negara Indonesia di seluruh Tiongkok sekiranya tidak ada kepentingan yang mendesak, kami mengimbau untuk kembali ke Indonesia sampai situasi normal kembali," demikian surat keterangan yang ditandatangani Koordinator Fungsi Protokol dan Kekonsuleran KBRI Beijing Ichsan Firdaus tertanggal 29 Januari 2019 itu.

Terkait kondisi WNI yang berada di Provinsi Hubei, Djauhari memastikan saat ini mereka dalam kondisi baik.

Ia mengaku, setiap hari berkomunikasi dengan mereka melalui sambungan video call.

Pura-pura Terjangkit Virus Corona, Perempuan Ini Selamat dari Pemerkosaan yang Mengancamnya

Sedih Soal Virus Corona, Jackie Chan Janjikan Rp 1,9 Miliar Buat Penemu Obat Antivirus Corona

Untuk diketahui, empat dari tujuh WNI yang berada di Hubei memilih untuk tidak meninggalkan provinsi tersebut saat 237 rekan-rekan mereka dievakuasi pemerintah pada 1 Februari lalu.

Adapun tiga orang lainnya batal berangkat karena tidak memenuhi syarat protokol kesehatan, akibat kondisi tubuh yang naik.

Namun, kenaikan suhu badan ketiga WNI itu hanya berlangsung sementara karena begitu pesawat Batik Air bertolak dari Wuhan menuju Batam karena kondisi mereka berangsur stabil sehingga harus kembali ke asrama kampus masing-masing tanpa mendapatkan perawatan khusus.

(Dani Prabowo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dubes Sebut Sebagian Besar WNI Sudah Tinggalkan China"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved