Berita Sukoharjo Terbaru

Disdik Sukoharjo akan Regrouping 10-12 Sekolah Dasar pada Pertengahan 2020

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sukoharjo tengah mewacanakan program regrouping untuk sejumlah Sekolah Dasar (SD).

Disdik Sukoharjo akan Regrouping 10-12 Sekolah Dasar pada Pertengahan 2020
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Ilustrasi - Siswa SD Negeri Nayu Barat II Solo mencuci bendera merah putih untuk menyanbut Hari Kemerdekaan Ke-73 RI, di halaman sekolah, Senin (13/8/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sukoharjo tengah mewacanakan program regrouping untuk sejumlah Sekolah Dasar (SD).

Hal ini dikarenakan, SD tersebut hanya menerima murid yang jumlahnya kurang dari 60 siswa.

Menurut Kasi SD Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukoharjo, Budiyati, rencana tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan oleh Disdikbud Sukoharjo.

"Saat ini ada sekitar 10 sampai 12 SD yang masuk dalam wacana regrouping."

Kalah Saing dengan SD Swasta, Sejumlah SD Negeri di Sukoharjo Terancam Di-regrouping

"Tapi saat ini masih dalam tahap pembahasan, belum final," katanya saat dihubungi TribunSolo.com, Rabu (12/2/2020).

Dia memperkirakan, sebelum memasuki tahun ajaran baru pada Juli 2020 nanti, proses regrouping sudah selesai.

"Karena ini masih dalam pembahasan, kita belum bisa memastikan jumlah pastinya berapa, bisa berkurang atau mungkin bertambah."

"Yang jelas sekolah tersebut merata hampir di seluruh Kecamatan di Sukoharjo," jelasnya.

Soal Ambruknya Atap 4 Ruang Kelas SD Negeri Slembaran No 100, DPRD Panggil Dinas, Sekolah dan Komite

Dia menambahkan, khusunya untuk sekolah dipedalaman, tidak dilakukan regrouping, karena biasanya jarak antara SD yang satu dengan SD yang lain jauh.

"Regrouping ini juga melihat jarak dan letak geografis wilayah."

"Untuk daerah pinggiran tetap dipertahankan, karena mobilitas sulit dan jaraknya berjauhan," lanjutnya.

Atap 4 Ruang Kelas SD Negeri Slembaran No 100 Solo Ambruk

Untuk SD yang terkena regrouping, tenaga pengajarnya biasanya akan dipindahkan ke tempat yang kekurangan tenaga pengajar.

Dan untuk siswanya akan dipindahan ke sekolah terdekat dari rumah masing-masing siswa.

Sementara untuk sekolah yang ditutup, asetnya akan dikembalikan kebagian aset. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved