Proyek Flyover Purwosari Solo
Polresta Solo Siagakan 180 Personel, Bantu Urai Kemacetan Imbas Pembangunan Flyover Purwosari
Pemberlakuan pengalihan arus membuat sejumlah ruas jalan di Solo mengalami kepadatan karena imbas pembangunan Flyover Purwosari.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemberlakuan pengalihan arus membuat sejumlah ruas jalan di Solo mengalami kepadatan karena imbas pembangunan Flyover Purwosari.
Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni mengatakan, untuk memecah kepadatan lalu lintas, sejumlah rekayasa lalu lintas diterapkan pihak kepolisian.
Seperti rekayasa pada lampu lalu lintas, pemberlakuan jalan menjadi dua arah, pemasangan median pembatas jalan, dan menyiagakan personel kepolisian di sejumlah tempat.
• Terjadi Penumpukan Kendaraan di Sejumlah Titik saat Proyek Flyover Purwosari Dimulai,Ini Evaluasinya
Personel kepolisian yang dilibatkan tidak hanya dari satuan lalu lintas saja, namun juga diperbantukan dari personel yang ada di masing-masing polsek.
"Dari lantas ada 150 personel, ditambah personel dari Polsek sejumlah 30 personel, dengan rincian masing-masing Polsek mengerahkan 6 personel," kata Kasatlantas, Rabu (12/2/2020).
Pihaknya juga akan membangun tiga posko portabel di sekitar Pasar Nongko, simpang lima Balapan, dan simpang tiga Gilingan.
Personel yang dikerahkan utamanya akan membantu memecah kepadatan lalu lintas pada pagi dan sore hari.
• Sepekan Pasca-Penutupan Jalur Purwosari, Satlantas Polresta Solo Lakukan Evaluasi, Ini Hasilnya
"Dari pantauan kami kepadatan terjadi pada pukul 06.30-09.00 dan 15.30-18.00 WIB," imbuhnya.
Pusat kepadatan yang cukup parah terjadi di ruas jalan yang menuju Flyover Manahan.
"Di Flyover Manahan kepadatan paling panjang bisa mencapai 300 meter, hal ini karena ada penyempitan lajur, dari dua lajur ke satu lajur," terangnya.
• Toko Mulai Sepi Pembeli, Pedagang Kelontong di Kawasan Proyek Flyover Purwosari Solo Mulai Khawatir
Dia mengatakan dalam minggu pertama pengalihan arus ini, akan terjadi banyak kepadatan di jalur utama.
Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat akan terbiasa dan mulai menggunakan jalur-jalur alternatif yang bisa menyingkat waktu perjalanan untuk sampai ketempat tujuan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kasatlantas-polresta-solo-kompol-busronirabu-1222020-2.jpg)