Berita Klaten Terbaru

Hujan Deras, 8 Desa di Klaten ini Terancam Banjir, Kena Luapan Sungai Dengkeng

Di Klaten sendiri, sebanyak 8 Desa di Kecamatan Bayat, Klaten, menjadi perhatian karena rawan terendam bila Sungai Dengkeng meluap.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Agil Tri
Ilustrasi : Foto sebuah kawasan di Wonogiri yang tergenang air hujan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Musim penghujan tentu membuat sebagian warga Solo Raya cemas.

Penyebabnya, apalagi kalau bukan bayang-bayang banjir di sejumlah daerah.

Tak Hanya Dampingi Warga yang Terdampak Proyek Tol Solo-Jogja, Pemkab Klaten Buka Posko Pengaduan

Guru Honorer di Klaten Minta Diangkat Jadi PNS, Begini Tanggapan DPRD Klaten

Sungai Dengkeng, menjadi satu sumber kebanjiran di kawasan Solo Raya. 

Di Klaten sendiri, sebanyak 8 Desa di Kecamatan Bayat, Klaten, menjadi perhatian karena rawan terendam bila Sungai Dengkeng meluap.

Camat Bayat, Edy Purnomo mengatakan, ada 8 desa di wilayahnya yang dilewati Sungai Dengkeng.

"Delapan desa tersebut Desa Paseban, Beluk, Kebon, Krikilan, Jotangan, Wiro, Tawang Rejo, dan Talang," terang Edy.

Edy mengatakan, jika terjadi curah hujan tinggi di sekitar Sungai Dengkeng, delapan desa tersebut berpontensi menerima luapan Sungai Dengkeng.

"Jika terjadi hujan deras di sungai tersebut, kedelapan desa tersebut berpontensi menerima luapan air sungai itu," kata edy.

Tapi, Camat Bayat menjelaskan, kondisi terkini Sungai Dengkeng masih dalam tahap aman.

"Untuk saat ini, kondisi sungai alhamdulilah masih aman, delapan desa tidak terjadi luapan air," terangnya.

"Hal tersebut dikarenakan curah hujan disini masih rendah," tambahnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved