Berita Solo Terbaru

Bikin Underpass Transito di Kawasan Flyover Purwosari,Dishub Solo Fasilitasi Pengguna Sepeda & Becak

Pembangunan Underpass Transito bisa menjadi satu di antara banyak solusi untuk mengurai kemacetan di Kota Solo.

Bikin Underpass Transito di Kawasan Flyover Purwosari,Dishub Solo Fasilitasi Pengguna Sepeda & Becak
TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA SAMODRA
Sejumlah alat berat yang digunakan salam pengerjaan proyek pembangunan. Flyover Purwosari disiagakan di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Rabu (5/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pembangunan Underpass Transito bisa menjadi satu di antara banyak solusi untuk mengurai kemacetan di Kota Solo.

Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno menyebut, pembangunan fasilitas itu untuk mengakomodir pengguna sepeda dan becak yang dipastikan bakal kesilitan melintas di jalur menanjak Flyover Purwosari.

Macet di Solo karena Proyek Flyover Purwosari, Dishub Sayangkan Warga Memaksa Lewat Jalur Macet

"Sebetulnya begini kalau bangun flyover, kita butuh underpass karena sepeda dan becak akan kesulitan lewat atas (flyover)," ujar Hari kepada TribunSolo.com, Senin (24/2/2020).

"Apalagi, Solo dibelah jalur ganda perkeretaapian," imbuhnya membeberkan.

Keberadaan Flyover Purwosari yang didukung dengan keberadaan Underpass Transito bisa mengantisipasi kemungkinan peningkatan frekuensi perjalanan kereta api.

Kebakaran di Dekat Diamond Convention Center, Dua Rumah di Purwosari Dilalap Si Jago Merah

Adapun jarak antara Flyover Purwosari dengan Underpass Transito hanya ratusan meter.

"Idealnya kehadiran fly over harus ada underpass mini khusus yang bisa dilalui becak dan sepeda," jelas Hari.

"Antisipasi sepuluh tahun ke depan frekuensi perjalanan kereta tinggi, kalau itu benar benar terjadi bisa saja perlintasan sebidang ditututup terus," tambahnya.

Polresta Solo Siagakan 180 Personel, Bantu Urai Kemacetan Imbas Pembangunan Flyover Purwosari

Meski begitu, proyek pembangunan fisik Underpass Transito belum memunculkan tanda-tanda.

Dia menambahkan, untuk pembangunan sudah dibicarakan dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang memilki lahan di sepanjang perlintasan kereta yang masuk Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan.

"Belum mulai dibangun, rencananya akan di tahun ini, tinggal membangun saja," ucap Hari. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved