Breaking News:

Pilkada Sukoharjo 2020

Diduga Ada Kampanye Terselubung di Pengajian, Lurah Begajah Dilaporkan ke Bawaslu Sukoharjo

Lurah Begajah, Sri Murdiyanto, dilaporkan Presidium Aktifis Sukoharjo ke Bawaslu Sukoharjo, Senin (9/3/2020).

Penulis: Agil Tri | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Juru bicara Presidium Aktifis Sukoharjo, Dableg SS, dan Komisioner Bawaslu Sukoharjo Divisi Penindakan Pelanggaran, Rochmad Basuki, saat di Kantor Bawasalu Sukoharjo, Senin (9/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Lurah Begajah, Sri Murdiyanto, dilaporkan Presidium Aktifis Sukoharjo ke Bawaslu Sukoharjo, Senin (9/3/2020).

Menurut juru bicara Presidium Aktifis Sukoharjo, Dableg SS, ada dugaan pelanggaran netralitas ASN yang dia temukan dalam acara pengajian di Gor Virgo di Kelurahan Begajah, Kecamatan/kabupaten Sukoharjo pada Minggu (9/3/2020) kemarin.

Datangi Bawaslu Sukoharjo, Warga Minta Semua Pelanggaran di Pilkada 2020 segera Diproses

“Kami tidak mempermasalahkan acara pengajiannya, tapi di acara tersebut ada tulisan baliho bertuliskan ‘ojo lali tanggal 23 September nyoblos EA’, ini kan ranahnya sudah kampanye,” katanya.

Saat melapor, Dableg membawa sejumlah barang bukti, yakni undangan dan foto kegiatan yang terdapat spanduk tersebut.

Dia menuding Lurah Begajah sebagai orang yang bertanggungjawab atas hal tersebut, sehingga dilaporkan ke Bawaslu Sukoharjo.

“Kemarin ASN di Sukoharjo kan sudah mendapatkan peringatan keras.”

“Sehingga menurut bahasa saya sebagian ASN di Sukoharjo melakukan pembangkangan dan pelecehan terhadap lembaga negara, apapun alasannya” terangnya.

Diduga Sosialisasi Yel-yel Paslon Bupati-Wabup 2020, PNS Sukoharjo Bakal Dipanggil Lagi oleh Bawaslu

Dalam konteks ini, Dableg menganggap ASN harus netral 24 jam, sehingga ASN dilarang menunjukkan apalagi mengajak orang lain untuk memilih atau mendukung satu bakal calon atau paslon dalam Pilkada 2020.

“Kami meminta Bawaslu untuk segera menangani ini.”

“Yang patut diduga acara kemarin itu Lurah Begajah, tapi kalau hasil pengembangan penyelidikan ada yang lain, kami ikut keputusan penyelidiknya,” terangnya.

Pensiun Dini dari Guru SD, Tokoh Muhammadiyah Sukoharjo Ini Tantang Paslon dari PDIP di Pilkada 2020

Komisioner Bawaslu Sukoharjo Divisi Penindakan Pelanggaran, Rochmad Basuki, menyatakan siap menindaklanjuti laporan tersebut.

“Ini laporan pertama yang dilakukan masyarakat yang kita terima, sehingga akan segera kita tindaklanjuti dengan batas waktu paling lama 5 hari kalender,” kata Rachmad.

Setelah masa pemeriksaan dan pemberkasan, akan dibuat kajian hukum yang kemudian dilaporkan ke Komisi ASN (KASN).

Kades hingga Camat Diperiksa Kejari Sukoharjo Demi Ungkap Dugaan Sertifikat Tanah Ganda di Mojorejo

Kembali ditegaskan Rachmad, netralitas ASN melekat 24 jam, tanpa tergantung masa kampanye atau tidak dalam proses Pilkada. Selain itu juga ada pasal dalam kode etik ASN dan sejumlah pasal lainnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved