Berita Wonogiri Terbaru
Sempat Terisolir Akibat Banjir, Warga Giriwoyo Wonogiri Menolak Mengungsi
7 kepala keluarga (KK) dengan jumlah jiwa 14 orang terisolir akibat banjir yang melanda kampung di Kelurahan Girikikis, Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Sebanyak 7 kepala keluarga (KK) dengan jumlah jiwa 14 orang terisolir akibat banjir yang melanda kampung di Kelurahan Girikikis, Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri.
Banjir terjadi sejak Minggu (8/3/2020) akibat hujan deras yang mengguyur kawasan itu.
Menurut Kepala BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, air sudah mulai berangsur surut.
• Dilanda Banjir, Ini 3 Tipe Banjir yang Sering Melanda Wonogiri saat Musim Penghujan
Pada Senin (9/3/2020), air yang menggenangi jalan di Girikikis setinggi sekitar 50-100 cm.
"Saat ini sudah berangsur surut, sekitar 15 cm," kata Bambang, Selasa (10/3/2020).
Warga yang terisolir sempat diminta untuk mengungsi.
Namun warga enggan mengungsi ke tempat yang lebih aman.
• Dua Desa di Wonogiri Masih Terendam Banjir Setinggi 1 Meter, BPBD Kerahkan 3 Pompa Penyedot Air
"Mereka menolak mengungsi, karena rumah mereka lebih tinggi dari jalan yang terkena banjir, sehingga air belum masuk rumah," jelasnya.
Sehingga BPBD dan tim SAR harus menggunakan perahu karet untuk meninjau kondisi warga yang terisolir.
"Setiap hari kami pantau, dan kami kirim logistik ke masing-masing rumah," imbuhnya.
• 7 Kecamatan di Wonogiri Terendam Banjir dan Dilanda Longsor, Warga Mengungsi hingga Buat Rakit
Selain itu, untuk mobilitas warga, pihaknya telah membuatkan rakit dari bambu, untuk warga menyeberang.
"Kami siapkan tempat pengungsian di tingkat desa, karena ini masih dalam ketegori bencana ringan," imbuhnya.
Dia berharap, cuaca semakin bersahabat, sehingga banjir di Girikikis benar-benar surut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/banjir-rendam-rumah-warga-wonogiri.jpg)