Cerita Mereka yang Pulih dari Virus Corona "Sesak Nafas, Rasanya Seperti Satu Inci dari Kematian"

Infeksi virus corona telah dialami oleh lebih dari 132.000 orang di seluruh dunia dan mengakibatkan lebih dari 5.000 orang meninggal.

Cerita Mereka yang Pulih dari Virus Corona
Kompas.com
Ilustrasi virus Corona 

TRIBUNSOLO.COM -  Infeksi virus corona telah dialami oleh lebih dari 132.000 orang di seluruh dunia dan mengakibatkan lebih dari 5.000 orang meninggal.

Kekhawatiran atas pandemi ini terus meningkat, namun seberapa buruk sebenarnya virus corona ini?

Tingkat keparahan gejala bisa bervariasi secara dramatis, dari ringan hingga sangat berat seperti tercekik.

Namun, sebaiknya kita tidak melupakan bahwa ada pula banyak orang di luar sana yang berhasil sembuh dari infeksi virus corona.

Beberapa di antaranya menceritakan bagaimana gejala yang mereka rasakan saat mengalami penyakit yang diwaspadai secara global itu:

Tanggapi Virus Corona di Jateng, Ganjar Pranowo: Sudah Saatnya Semua Transparan

Setelah Jalani Observasi, 68 ABK Diamond Princes Dinyatakan Negatif Corona

1. Jaimuay Sae-ung (73)

Jaimuay Sae-ung adalah warga negara Thailand pertama yang terjangkit virus corona. Ia mengalami sakit pada Desember lalu.

Jaimuay mengalami demam dan batuk parah, kemudian menderita pneumonia saat berada di karantina. Ia baru tahu menderita virus corona setelah datang ke rumah sakit.

"(Saat tahu) saya sedikit terkejut, lelah, dan tidak bisa makan," ungkapnya.

Setelah 10 hari, kondisi Jaimuay telah membaik, dan perawatannya diberhentikan setelah dua hasil tes negatif.

2. Carl Goldman (67)

Halaman
1234
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved