Solo KLB Corona

Tiadakan Ibadah Tatap Muka Sementara, Gereja Kalam Kudus Solo Ibadah Online

"Ibadah digital yang kami maksud, kami akan membuat ibadah via streaming," terang Martinus.

Tiadakan Ibadah Tatap Muka Sementara, Gereja Kalam Kudus Solo Ibadah Online
Tribunsolo.com/Mardon
Penampakan Gedung Depan Gereja Kristen Kalam Kudus Surakarta di Jalan Sugiyopranoto No 28, Kusumodiningratan, Keprabon, Banjarsari, Surakarta. Tidak ada kegiatan ditengah status Solo KLB Corona 

 Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Gereja Kalam Kudus Solo mengumumkan meniadakan seluruh ibadah tatap muka dan menggantikan dengan Ibadah online.

Ketua majelis GKKK Surakarta dan juga pendeta gereja setempat, Martinus Hendra (47) mengatakan, memang benar saat ini Gereja Kalam Kudus Solo meniadakan ibadah tatap muka dan diganti online ditengah status Kejadian Luar Biasa (KLB) corona Solo.

"Berdasarkan Surat GKKK Nomor 102/GKKK/MF/III/2020 tentang penggembalaan terkait wabah Covid-19, maka mulai 17 Maret 2020, seluruh ibadah di GKKK ditiadakan sementara," ungkap Martinus, saat dihubungi Tribunsolo.com, Sabtu (21/3/2020).

Cegah Corona, Menag Sarankan Umat Muslim untuk Tidak Salaman saat Ibadah di Masjid

Waspada Penyebaran Corona, Presiden Imbau Masyarakat Kerja, Belajar dan Ibadah dari Rumah 

Martinus mengatakan, seluruh ibadah yang ditiadakan akan digantikan dengan ibadah online.

"Sebagai gantinya, kami akan adakan ibadah Digital,"ucap Martinus.

Martinus menjelaskan ibadah digital yang ia maksud yakni beribadah via streaming.

"Ibadah digital yang kami maksud, kami akan membuat ibadah via streaming," terang Martinus.

Martinus mengatakan ibadah online ini akan ditanyangkan pada jadwal ibadah tatap muka.

"Ibadah ini akan dilakukan secara online dengan tanyangan ulang yang disiarkan seusai jadwal ibadah kami sebelumnya," jawab Martinus.

Ia juga mengatakan kegiatan lain selain ibadah juga akan ditiadakan.

"Kami juga akan tiadakan kegiatan gereja non ibadah," katanya.

Ia berharap jemaat masih bisa beribadah tanpa harus datang ke gereja.

"Harapan kami, jemaat kami tetap bisa beribadah tanpa harus keluar dari rumahnya," Harapnya. (*)

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved