Arab Saudi Umumkan Kasus Kematian Pertama akibat Virus Corona

Selain kematian pertama, Arab Saudi juga melaporkan 205 infeksi baru. Menjadi lonjakan kasus penularan tertinggi dalam satu hari.

Arab Saudi Umumkan Kasus Kematian Pertama akibat Virus Corona
TribunSolo.com/Asep Abdullah
Umat Islam melakukan tawaf mengelilingi Ka'bah di Kota Makkah Al Mukaromah, Arab Saudi. 

TRIBUNSOLO.COM - Arab Saudi mengumumkan kematian pertama akibat virus corona, di tengah kasus infeksi yang juga semakin meningkat pada Selasa (24/3/2020).

Berdasarkan keterangan kementerian kesehatan, korban meninggal adalah warga Afghanistan.

Dia mengembuskan napas terakhir di Madinah.

Selain kematian pertama, Arab Saudi juga melaporkan 205 infeksi baru. Menjadi lonjakan kasus penularan tertinggi dalam satu hari.

Lawan Corona, India Nyatakan Lockdown Total Selama 21 Hari

Social Distancing Diganti Jadi Physical Distancing, Begini Penjelasan WHO

Diberitakan AFP, kerajaan kaya minyak itu total mengumumkan adanya 767 infeksi Covid-19, penyakit yang diakibatkan oleh virus corona.

Menjadi negara dengan penularan terbesar di kawasan Teluk, Riyadh menerapkan langkah pencegahan. Antara lain mengumumkan jam malam Senin (23/4/2020).

Saudi juga menutup bioskop, mal, restoran, menghentikan penerbangan, dan menangguhkan ibadah umrah untuk mencegah kasus infeksi baru.

Pekan lalu, Raja Salman menyatakan bahwa kerajaannya bakal menghadapi "pertarungan lebih sulit". Sebab selain wabah, mereka juga dihantam penurunan harga minyak.

Pekan lalu, kerajaan menyatakan mereka bakal mengucurkan paket stimulus besar, yakni sebesar 120 miliar riyal, sekitar Rp 526,8 triliun.

Selain itu, Riyadh dilaporkan juga berencana mengajukan pinjaman yang total nilainya mencapai 50 persen dari GDP negara.

Halaman
12
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved