Breaking News:

Virus Corona Wonogiri

Bupati Wonogiri Ogah Umumkan KLB meski Sudah Dua Orang Positif Corona, Ini Alasannya

Kabupaten Wonogiri sepertinya tidak mengikuti jejak Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo dengan mengumumkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona.

TribunSolo.com/Agil Tri
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, saat ditemui di Kantor Bawaslu Wonogiri, Senin (29/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Kabupaten Wonogiri sepertinya tidak mengikuti jejak Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo dengan mengumumkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona.

Padahal, di Kabupaten Wonogiri tercata ada dua orang positif Corona dengan rincian satu meninggal dan satu lagi dalam masa perawatan.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo mengatakan status Darurat Corona Nasional yang diumumkan Pemerintah Pusat sudah cukup.

Masyarakat Diminta Tak Panik Beli Vitamin, Achmad Yurianto: Buah dan Sayur Juga Mengandung Vitamin

"Negara sudah menetapkan darurat nasional, padahal strata darurat nasional dengan KLB masih tinggi darurat nasional," katanya saat ditemui di Kantor Dinas Bupati Wonogiri, Jumat (27/3/2020).

Maka dalam kondisi seperti, Joko menuturkan Kabupaten Wonogiri tidak perlu mendeklarasikan diri pada situasi KLB.

Karena jika dia mengumumkan KLB, maka akan menimbulkan kepanikan baru ditengah masyarakat.

"Maka hari ini fokus, kami tidak mau berspekulasi sehingga memunculkan kepanikan baru."

"Kami melalukan evaluasi dari apa yang kami lakukan untuk menanggulani Covid-19," jelasnya.

Terapkan Social Distancing, Pemerintah Singapura Akan Hukum 6 Bulan Penjara bagi yang Melanggar

Alasan lain, Wonogiri enggan mengumumkan status KLB karena upaya yang dilakukan di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo juga sudah diterapkan di Kabupaten Wonogiri..

"Program stay at home, social distancing juga sudah kami lakukan."

"Jika kami mengumumkan status baru, nanti akan menimbulkan kepanikan baru," katanya.

Perantau Jakarta Berbondong-bondong ke Wonogiri Gegara Corona, Pemkab Siagakan Paramedis di Terminal

Sehingga, saat ini Joko masih mengacu pada status yang dikeluarkan BNPB, dengan terus berupaya melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved