Solo KLB Corona

Selama Sepekan, Tak Ada Tenaga Medis di Sukoharjo yang Berstatus ODP atau PDP

Juru Bicara Gugus Tugas Kabupaten Sukoharjo, Gani Suharto, menyatakan dalam satu pekan ini tidak ada petugas medis yang tunjukkan gejala Covid-19.

Tayang:
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Tribunsolo.com/Agil tri
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Agus Santosa saat ditemui di Kantor DPRD SuSukoharjo, Kamis (26/3/2020) 

Laporan Wartwan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUSOLO.COM, SUKOHARJO – Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Kabupaten Sukoharjo, Gani Suharto, menyatakan dalam satu pekan ini tidak ada petugas medis yang menunjukan gejala Covid-19.

"Tidak ada petugas medis yang dalam status ODP maupun PDP," katanya saat

Pada pertengahan bulan lalu, ada 55 petugas medis yang masuk ODP yang berasal dari dua rumah sakit.

Update Corona Jateng per 30 Maret: 81 Kasus Positif, Tak Ada Penambahan Pasien Sembuh

Mereka yang sebelumnya masuk dalam OPD telah menunjukan tanda-tanda yang semakin membaik.

Gani menambahkan, pihak Rumah Sakit selalu menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan APD dan selalu menjaga kebersihan.

Tidak dipungkiri, stok APD di sejumlah rumah sakit mulai menipis, namun pihaknya terus berupaya untuk menyetok ketersedian APD.

Pemudik ke Solo Bakal Dikarantina 14 Hari, Ini Lokasi yang Disiapkan Pemkot untuk Tempat Karantina

Apalagi Pemkab Sukoharjo telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 5 milyar selama masa darurat corona ini.

"Anggaran itu untuk mem-back up layanan kesehatan, dan melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan baik," imbuhnya.

Gani menambahkan, meski para petugas medis ini menjadi garda terdepan dalam melakukan penanganan terhadap kasus.

Hampir 300 Orang di Iran Dilaporkan Tewas Setelah Minum Metanol yang Dikira Bisa Obati Corona

Namun, masalah untuk pencegahan di masyarakat itu kembali kepada kesadaran masyarakat.

"Kalau masyarakat tidak bisa melakukan langkah preventif untuk mereka, tentu saja kami akan kesulitan di RS karena pasien semakin banyak."

"Dan kami menjadi benteng terakhir saat perawatan pasien, namun ketika RS sudah tidak mampu, siapa lagi yang menjalankan," jelasnya.

Sopir Bus Asal Wonogiri yang Positif Corona Akhirnya Sembuh, Bupati Jekek: Hasilnya Negatif Corona

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bergotong royong, serta turut aktif dalam memutus mata rantai penyebar Covid-19.

Cara yang paling mudah dilakukan adalah menerapkan stay at home, phisical distancing, dan selalu menjaga polamakan serta kebersihan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved