Mengetahui Penyakit Kolera: Penyebab, Gejala, Cara Mengobati hingga Pencegahanya
Diketahui kolera adalah penyakit infeksi dari usus yang dapat menyebabkan diare berat.
Pemeriksaan darah dan tinja akan membantu menemukan kuman penyebab kolera dan juga melihat apakah ada komplikasi yang ditimbulkan oleh kondisi tersebut.
Secara umum, pengobatan kolera pertama yang dilakukan, yakni untuk tujuan mengganti cairan yang hilang supaya keseimbangan cairan di dalam tubuh tetap terjaga.
Selain itu, menjaga cairan tubuh penting untuk mencegah timbulnya komplikasi yang lebih berat.
Dehidrasi parah dan apibila kondisi dehidrasi ini tidak ditangani dengan cepat, maka bisa berakibat fatal, termasuk dapat menyebabkan kematian.
Antibiotik bisa juga diberikan untuk mempercepat penyembuhan gejala- gejala kolera.
• Mulai Hari Ini Bisa Dapatkan Token Listrik Gratis PLN: Login di www.pln.co.id atau via WhatsApp
Cara mencegah kolera
Beberapa tindakan berikut diyakini dapat menjadi cara mencegah kolera:
- Berhati-hati dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi
- Meningkatkan hygiene personal, seperti rajin mencuci tangan sebelum makan dan minum air yang sudah direbus terlebih dahulu
- Meningkatkan kebersihan lingkungan, seperti tidak buang air besar sembarangan dan menutup makanan sajian dengan tudung
- Imunisasi juga bisa ditempuh untuk mengantisipasi kolera. Meski demikian, vaksin ini tetap saja tidak bisa memberikan perlindungan diri hingga 100 persen. Maka dari itu, penting kiranya untuk senantiasa bisa berhati-hati dengan makanan dan minuman yang bakal dikonsumsi
(Kompas.com / Irawan Sapto Adhi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kolera: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati dan Cara Mencegah",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-sakit-perut-diare.jpg)