Solo KLB Corona

Dua Pasien Positif Corona Asal Sragen Dirujuk ke RSUD Moewardi Solo dan RSUD Wongsonegoro Semarang

Dua pasien positif Virus Corona di Kabupaten Sragen telah dirujuk ke RSUD Dr Moewardi Surakarta dan RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang.

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TribunSolo.com/Ryantono Puji
Ruang isolasi jika ada pasien virus corona di RSUD dr Moewardi Solo, Senin (27/1/2020). 

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Dua pasien positif Virus Corona di Kabupaten Sragen telah dirujuk ke RSUD Dr Moewardi Surakarta dan RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang.

Keduanya adalah seorang perempuan (47) dan laki-laki (39).

Kedua pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan yang berbeda. Pasien perempuan memiliki riwayat perjalanan ke Irian Jaya sedangkan pasien laki-laki merupakan pelaku perjalanan Solo-Sragen. 

Peneliti Ungkap Temuan Baru, Ternyata Virus Corona Menyebar ke Penjuru Dunia Lewat 3 Jalur Ini

"Pasien perempuan mempunyai riwayat perjalanan ke Irian Jaya, sedangkan laki-laki merupakan pelaku perjalanan yang sering bolak-balik Solo-Sragen, Solo-Sragen," kata Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati seperti dikutip TribunSolo.com dari Tribunjateng.com.

Pasien perempuan pada (1/4/2020) mengeluh batuk pilek kepada salah satu rumah sakit swasta di Sragen, kemudian pada (4/4/2020) dirujuk ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro dan langsung masuk ke ruang isolasi.

Ada 91 Pasien Corona yang Kambuh di Korea Selatan, WHO Lakukan Investigasi Khusus

Pada hari itu juga, pada pasien langsung dilakukan rapid test yang pertama dengan hasil negatif, pada rapid test kedua (9/4/2020) ternyata hasilnya positif Covid-19.

Sementara pasien laki-laki pada (2/4/2020) langsung datang ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen pada pukul 00.30 WIB dengan riwayat adanya batuk, sesak nafas.

"Antara (4-9/4/2020) ini kami sudah melakukan tes swab. Pasien laki-laki pada 5 April yang perempuan pada 6 April hasilnya baru kita ketahui hari ini," kata Yuni.

Update Corona Jateng Senin Siang, 13 April: Pasien Meninggal Bertambah 2, Pasien Sembuh Bertambah 3

Selang rapid test dengan tes swab dekat dikarenakan gambaran rontgen keduanya ditemukan ada perburukan. Sehingga keduanya langsung dirujuk.

"Kami akan melakukan kontak tracking yang kita laksanakan langsung hari ini. Setiap ada kasus konfirmasi Covid-19 harus dilakukan penyelidikan epidemiologi," kata Yuni.

Penyelidikan epidemiologi ini dilakukan terjadi dari identifikasi kasus, faktor risiko kotak dan pengambilan spesimen di rumah sakit rujukan tentang penanggulangan awal.

Tindak lanjut hal tersebut Pemda Sragen akan dikirimkan Rapid Tes kit sebanyak 360 dari Provinsi Jawa Tengah.

BREAKING NEWS : Polisi Tangkap Napi yang Bebas karena Corona di Kendal Usai Curi Motor di Nayu Solo

Rapid test tersebut akan dilakukan kepada orang-orang yang diduga kontak erat dengan pasien, seperti petugas kesehatan dan anggota keluarga. Jika ditemukan positif akan langsung masuk ruang isolasi.

"Saya mengharapkan dan meminta semua aturan pemerintah yang telah ditetapkan untuk bisa dipatuhi dengan disiplin. Pastikan bila memang terpaksa harus keluar rumah harus menggunakan masker," tegasnya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Polres serta Kodim untuk bisa lebih lanjut secara tegas menyisir tempat-tempat keramaian yang tidak lagi bisa ditolerir.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved