Breaking News:

Solo KLB Corona

Terungkap Ada 86 Warga Sukoharjo Ikut Ijtima Ulama di Gowa, Otomatis Jadi ODP, Begini Kondisinya

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo telah melakukan tracking peserta Ijtima Ulama Dunia Zona Asia 2020 di Gowa, Sulsel.

Penulis: Agil Tri | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Agil Tri
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Gani Suharto, dan Kepala DKK Sukoharjo Yunia Wahdiyati saat konferensi pers di Menara Wijaya Setda Sukoharjo, Senin (13/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo telah melakukan tracking peserta Ijtima Ulama Dunia Zona Asia 2020 di Gowa, Sulawesi Selatan.

Dari hasil penelusuran, diketahui sebanyak 86 orang warga Sukoharjo menghadiri kegiatan Ijtima Ulama Dunia Zona Asia 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Yunia Wahdiyati menagatakan para peserta telah kembali sejak 24 Maret 2020.

Di Solo Raya Banyak yang Ikut Ijtima Ulama Dunia Zona Asia 2020, Begini Masukan Pakar Kesehatan UNS

Riwayat PDP Asal Colomadu yang Meninggal, Sempat Ikut Ijtima Ulama Dunia Zona Asia di Gowa

"Mereka 86 jemaah pulang tanggal 24 Maret 2020, dan kondisinya langsung kita pantau," katanya saat konfrensi pers di Menara Wijaya Setda Sukoharjo, Senin (13/4/2020).

Para peserta Ijtima di Gowa tersebut saat ini masih menjalani pengawasan dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP).

"Sampai saat ini pengawasan terus kita lakukan," jelasnya.

"Kondisinya baik, belum ada yang menunjukan gejala sakit mirip Covid-19," papar dia menekankan.

Yunia menambahkan, 86 orang tersebut merupakan warga Kecamatan Mojolaban, Polokarto, Grogol, dan Sukoharjo.

61 Warga Wonogiri Peserta Ijtima Ulama Dunia Zona Asia Dicek Kesehatan, Ini Hasilnya

Ramai Kluster Gowa Positif Corona di Karanganyar, DKK Sukoharjo Ikut Tracking Warganya, Ini Hasilnya

"Pengawasan terus kita lakukan dengan melibatkan Gugus Tugas tingkat desa," imbuhnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Gani Suharto menambahkan, hingga saat ini belum ada jemaah yang positif Covid-19 dari peserta Ijtima di Gowa tersebut.

Berbeda dengan kasus positif yang telah ditemukan di Kabupaten Karanganyar.

"Tidak ada klaster baru dari Gowa, yang positif kemarin masih dari Klaster Bogor dan Jakarta," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved