Solo KLB Corona

Beredar Video Mobil Ambulans Diduga Jemput Pasien Covid-19 di Grogol Sukoharjo, Begini Reaksi Camat

Beredar video sebuah mobil ambulans milik Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo mendatangi rumah di permukiman Kecamatan Grogol.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Asep Abdullah Rowi
Riski Cahyadi/Tribun Medan
ILUSTRASI : Petugas medis membawa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 ke dalam ruang infeksius RSUP Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Rabu (18/3/2020). 

Laporan Wartwan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Beredar video sebuah mobil ambulans milik Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo mendatangi rumah di permukiman Kecamatan Grogol.

Dalam video berdurasi 1 menit 26 detik itu, menggambarkan sebuah mobil ambulans yang sedang berhenti di pinggir gang.

Video yang tersebar di grub WhatsApp (WA) itu, memberikan keterangan penjemputan orang di tiga lokasi di Kecamatan Grogol.

Namun saat dikonfirmasi, Camat Grogol, Bagas Windaryanto membantah adanya orang yang dijemput terlebih pasien Covid-19.

Sempat Menipis, Stok APD & Masker di RSUD Ir Soekarno hingga Puskesmas se-Sukoharjo Dipastikan Aman

Dia mengatakan, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo tengah melakukan pemeriksaan.

"Itu test PCR kepada orang yang rapid test-nya positif," katanya saat dihubungi TribunSolo.com, Jumat (17/4/2020).

Saat ini, Pemkab tengah melakukan tracking terhadap pasien positif Covid-19 di Grogol.

Mereka yang pernah memiliki interaksi erat dengan pasien tersebut, tengah menjalani karantina mandiri.

"Yang diperiksa adalah mereka yang statusnya ODP," imbuhnya.

RAPI Rescue Sukoharjo Buka Layanan Fogging dan Penyemprotan Disinfektan Gratis, Ini Kontaknya

Sebelumnya di Kabupaten Sukoharjo ada tambahan dua pasien positif Covid-19.

Dua kasus baru itu merupakan kasus lama pemudik dari Surabaya yang ada di Kecamatan Nguter, dan kasus baru petugas medis di Kecamatan Grogol.

Kepala DKK Sukoharjo Menangis saat Bupati Wardoyo Wijaya Beri Penghargaaan ke Petugas Medis

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati mengatakan tracking juga dilakukan kepada orang-orang di lingkungan RS dia bekerja dan lingkungan rumah.

"Saat ini kami tengah melakukan tracking terhadap orang yang pernah berinteraksi dengan pasien tersebut, baik di lingkungan rumah maupun lingkungan kerja," jelasnya.

Dia mengatakan, orang yang pernah berinteraksi erat dengan pasien positif Corona itu, akan dilakukan karantina dan test Covid-19. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved