Virus Corona

Di Tengah Larangan Mudik, Penerbangan Internasional Bandara Soetta Tetap Dioperasikan

Namun di sisi lain meskipun ada peraturan soal larangan mudik, penerbangan International masih beroperasi.

KOMPAS/AGUS SUSANTO
Pesawat Garuda Indonesia siap lepas landas di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten. 

TRIBUNSOLO.COM - Beberapa waktu lalu pemerintah resmi melarang kegiatan mudik tahun 2020.

Keputusan ini diambil untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Ini Penampakan Robot Sterilisasi Covid-19 Bernama Violeta, Hasil Karya Kolaborasi ITS dan Unair

Penyelenggara F1 Minta Maaf, Jadwal Balapan Belum Bisa Ditentukan, Terdampak Corona

“Pada rapat hari ini, saya ingin menyampaikan juga bahwa mudik semuanya akan kita larang,” ujar Presiden Joko Widodo melalui konferensi video, Selasa (21/4/2020).

Jokowi mengatakan, dari data di lapangan yang diperoleh Kementerian Perhubungan, ada 68 persen yang sampai saat ini tidak mudik.

Kemudian yang bersikeras ingin mudik ada 24 persen, sementara 7 persen di antaranya sudah mudik ke kampung halaman masing-masing.

"Artinya masih ada angka yang sangat besar yakni 24 persen tadi," ungkap Jokowi.

Untuk detail kendaraanya menurut Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam konferensi pers virtual, pelarangan ini berlaku untuk transportasi umum darat, laut, udara, maupun kereta api.

Larangan ini dikecualikan untuk angkutan logistik atau kebutuhan, pengangkut obat-obatan, serta kendaraan pengangkut petugas, pemadam kebakaran, ambulans, dan juga mobil jenazah.

"Perlu kami tegaskan tidak ada penutupan jalan nasional maupun jalan tol. Tapi yang dilakukan adalah penyekatan pembatasan kendaaran melintas atau tidak," kata Adita.

Penerapan sanksi penuh baru akan dilakukan pada tanggal 7 Mei 2020.

Halaman
1234
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved