Info Kesehatan
Mengapa Kurma Baik Dimakan saat Buka Puasa? Simak Penjelasannya
"Air adalah satu-satunya cairan yang bisa diterima tubuh dengan sangat baik. Jadi daya serapnya lebih mudah diterima tubuh untuk rehidrasi," ungkap di
TRIBUNSOLO.COM - Banyak dari kita yang makan berlebihan ketika berbuka puasa. Padahal, buka puasa yang di-sunnah-kan Rasulullah SAW justru adalah segelas air atau tiga butir kurma.
Dr. dr. Tan Shot Yen, M. Hum dalam acara Live Instagram Kompas.com yang bertajuk "Puasa Sehat di Tengah Pandemi Corona" menjelaskan, minum segelas air ketika berbuka diperlukan untuk menghidrasi tubuh.
"Air adalah satu-satunya cairan yang bisa diterima tubuh dengan sangat baik. Jadi daya serapnya lebih mudah diterima tubuh untuk rehidrasi," ungkap dia, Sabtu (25/4/2020).
• Ramalan Zodiak Minggu 26 April 2020, Libra Jangan Mudah Percaya pada Orang Lain dan Tetap Waspada
• Tips Agar Daya Tahan Tubuh Terjaga Selama Jalani Puasa Ramadhan 2020, Simak 7 Hal Berikut
Setelah itu, kita bisa mengonsumsi kurma untuk mengembalikan energi tubuh. Jumlah kurma yang dianjurkan nabi adalah berjumlah ganjil.
Nah, mengapa kurma begitu baik untuk dijadikan camilan berbuka puasa?
Dokter Tan menjelaskan, meski rasanya sama manisnya dengan gula, namun manis kurma berbeda.
Kurma adalah buah yang masih mengandung serat, antioksidan, dan karbohidrat yang sangat baik.
Meskipun tinggi gula, namun kurma juga tinggi serat.
Sayangnya, di Indonesia, banyak yang memang menjalankan sunnah Nabi dengan mengonsumsi kurma di waktu berbuka puasa.
Namun tak sedikit dari mereka yang lantas melanjutkannya dengan konsumsi camilan-camilan berbuka lainnya.
Hal itulah yang seringkali terlalu manis, atau bahkan menyantap goreng-gorengan.
• Cara Mencairkan Dana Kartu Prakerja Lewat ATM, Perhatikan Prosedurnya Berikut Ini
• Cerita di Balik Lukisan Viral Bergambar 24 Wajah Dokter dari Roti Tawar & Meses, Ini Kata Si Pelukis
Jika kamu tidak memiliki kurma di rumah atau merasa harga kurma terlalu mahal, kamu bisa menggantinya dengan buah-buahan lain, atau sayur-sayuran yang ada pada masakan.
"Coba pakai soto, sup. Anda bisa makan duluan (lauk) makan malamnya," kata dokter Tan.
Pada intinya, lanjut dokter Tan, ketika kita menjalani ibadah puasa Ramadhan, seyogyanya kita juga menjalankan syariat puasa yang dicontohkan Nabi. Termasuk dalam hal berbuka puasa.
Sehingga, tidak sekadar mendapatkan pahala, tetapi tubuh kita juga sehat.
"Mulailah 'bangunkan' badannya. Nomor satu yang penting ketika buka puasa adalah rehidrasi, bangunkan badannya baru bisa makan," paparnya.
(Nabilla Tashandra)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenapa Kurma Baik untuk Camilan Berbuka Puasa?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/buah-kurma_20160606_140325.jpg)