Breaking News:

Solo KLB Corona

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Bupati Sri Mulyani Siapkan Edotel Jadi Tempat Isolasi

Pemerintah Kabupaten Klaten ancang-ancang menyulap sebuah Education Hotel (Edotel) sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

Tribunsolo.com
Kondisi Edotel yang berada di jalan Merbabu No.11, Kelurahan Gayamprit, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Selasa (28/4/2020) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Pemerintah Kabupaten Klaten ancang-ancang menyulap Education Hotel (Edotel) yang berada di Jalan Merbabu No.11, Kelurahan Gayamprit, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

Hotel yang dikelola pihak SMK Negeri 3 Klaten tersebut bakal digunakan apabila kamar-kamar isolasi rumah sakit di wilayah Kabupaten Klaten penuh.

Bupati Klaten, Sri Mulyani menjelaskan penggunaan Edotel untuk tempat isolasi tambahan sudah direncanakan guna mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19.

"Rencanannya, Edotel ini akan digunakan untuk tempat isolasi jika terjadi lonjakan yang menyebabkan penuhnya kamar ruang isolasi rumah sakit di Klaten," jelas Sri, Selasa (28/4/2020).

Cerita Orang Indonesia Puasa Hampir 20 Jam di Finlandia : Berasa Marathon Ketika Ibadah Malam

Messenger Rooms, Fitur dari Facebook Serupa dengan Zoom, Bisa untuk Rapat Online

Ummi Pipik Gelar Pengajian Haul ke-7 Ustaz Jefri Al-Buchori, akan Bagikan Paket untu Anak Yatim

Sri menuturkan Edotel ini direncanakan digunakan untuk pasien yang tidak perlu alat bantu kesehatan.

"Rencananya kalau ada lonjakan pasien di sini, ini untuk ruang-ruang isolasi bagi pasien yang kondisi klinisnya baik dan tidak perlu alat bantu kesehatan," tuturnya.

Sumber daya manusia (SDM) yang akan dikerhakan tidak memakai SDM yang ada di SMK N 3 Klaten.

"Kedepannya, kami akan kerahkan SDM kita dari Dinkes," ujar Sri.

Meski begitu, Sri masih akan mengurus izin penggunaan Edotel milik SMK N 3 Klaten ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Karena edotel ini milik SMK N 3, dan SMK N 3 bernaung ke Provinsi, jadi kami matur izin dulu ke Gubenur dulu," katanya.

Saat ini, Kabupaten Klaten memilik kurang lebih 40 kamar isolasi yang tersebar di 5 rumah sakit.

Kelima rumah sakit tersebut diantaranya, RSD Bagas Waras, RSUP, RSJD, RSI Klaten, dan RS PKU Muhammadiyah Delanggu. (*)

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved