5 Fakta McLaren MP4-12C, Mobil yang Ringsek Kecelakaan di Jagorawi, Sistem Rem Pernah Dipakai di F1
Lengangnya arus lalu lintas jalan tol disebut Fajar membuat pengemudi mengendarai mobil di atas batas ketentuan tol.
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Hanang Yuwono
Jika menilik data dari Samsat-pkb2.jakarta.go.id, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dari McLaren MP4-12C tertulis Rp 4,41 miliar.
Mungkin kalau kena pajak dan lain-lain harga OTRnya bisa sampai Rp 6 miliar lebih.
4. Terdapat Sistem Brake Steer
McLaren MP4-12C dibekali sejumlah sistem yang divonis ilegal saat diterapkan pada mobil F1 MP4/12.
Seperti Brake Steer yang mencegah understeer saat memasuki tikungan dan menambah traksi ketika keluar.
Plus Pre-Cog yang menyiapkan gigi transmisi sebelum mengalami perpindahan.
Secara sederhananya sistem Brake Steer membantu saat membelok lewat pengereman otomatis ke ban belakang dengan tekanan yang terukur dan sesuai dengan arah belok mobil.
Dengan cara ini, pengemudi bisa lebih lambat mengerem namun tancap gas lebih cepat saat menjalankanya.
• Lika-liku Kiper Persis Solo Sendri Jadi PKL Jualan Baju saat Corona,Tetap Gigih Meski Tak Punya Kios
5. Nama Mobil Terinspirasi dari Formula 1
Nama McLaren MP4-12C ini terinspirasi dari nama mobil Formula 1 milik McLaren yang diterjunkan pada musim kompetisi 1997, yaitu MP4/12.
Mclaren MP4/12 pada musim kompetisi 1997 dikendarai oleh Mika Hakkinen dan David Coulthard.
(TribunSolo.com/naufalhpa)