Breaking News:

Solo KLB Corona

Pemudik Kucing-kucingan Masuk ke Solo, Wali Kota Rudy Geram: Pemerintah Blenger

Sejumlah pemudik kucing-kucingan dengan tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 saat masuk ke Kota Solo.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, saat melayat di Rumah Duka Ibunda Presiden Joko Widodo Sudjiatmi Notomihardjo di Sumber, Banjarsari, Kamis (26/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sejumlah pemudik kucing-kucingan dengan tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 saat masuk ke Kota Solo.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyampaikan itu sangat membahayakan dan tidak membantu memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

"Semakin bahaya ini kalau didiamkan, para pemudik tikus-tikusan, kucing-kucingan, jadi repot kita," kata Rudy, Senin (4/5/2020).

Klaster Bogor, Jakarta, Surabaya di Sukoharjo Berakhir, Kini Muncul Klaster Gowa

"Mereka pulangnya kucing-kucingan, tahu-tahu di Kota Solo banyak kendaran plat nomor B, L, dan D, banyak dari luar kota masuk," imbuhnya membeberkan.

Rudy menuturkan ia juga mengetahui ada sejumlah pemudik yang tinggal sementara waktu di sebuah hotel daerah Kota Solo.

"Ini memang perlu diwaspadai," tuturnya.

Punya 2 Mesin Apheresis, PMI Solo Siap Bantu Terapi Plasma Pasien Covid-19

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengambil langkah antisipatif guna menekan penyebaran virus Corona.

"Yang lebih penting Ketua RT, Ketua RW kalau mau melakukan penjaminan, itu yang dikarantina bukan hanya pemudik, berikut satu keluarganya tidak boleh kemana-mana," ujar Rudy.

"Di surat pernyataan, para pemudik harus bertangungjawab, umpamanya saya pemudik mau masuk ke rumah, satu rumah dikarantina semuanya, karena kalau tidak, itu percuma," tambahnya.

Pria Asal Ngering Klaten yang Akan Jual Ginjal karena Imbas Corona, Kades Beri Tanggapan

Pemerintah Kota Solo tidak akan menanggung kebutuhan keluarga pemudik yang dikarantina mandiri.

"Tidak ada karantina mandiri, kalau mau karantina mandiri, satu keluarga sekalian dan tanggung jawab dari keluarga itu sendiri, bukan dari pemerintah," ucap Rudy.

"Karena pemerintah sudah memberi fasilitas karantina sendiri, sekarang besok karantina mandiri satu rumah biaya sendiri," papar dia.

Daftar Harga Mobil di Tengah Pandemi Corona, 4 Merk Jepang Perang Diskon Jelang Lebaran

"Kalau suruh nanggung biaya karantina mandiri, pemerintah blenger, yang pulang nanti minta dibiayai pemerintah semua," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved