Viral Tinggal di Becak Solo

Sejak Kena PHK, Dul Rohmat Tak Mampu Bayar Kos, Gadai HP Jadi Pilihan

Dul Rohmat harus merelakan handphone miliknya digadaikan guna menyambung hidup selepas dirinya terkena pemutusan hubungan kerja akibat Corona.

Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/Ilham Oktafian
Lis, adik Dul Rohmat keluarga yang bertempat tinggal di sebuah becak di kawasan Jalan Adisucipto, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Rabu (6/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO. COM, SOLO - Dul Rohmat (30) harus memutar otaknya selepas dirinya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai kuli bangunan.

Pemasukan yang didapatkannya tak lagi lancar, apalagi ia harus menghidupi sang istri, Isma (31) dan kedua anaknya, Lis (22) dan Dafa (13 bulan).

Kini, ia harus hidup menggelandang dengan becak sewanya yang juga dijadikannya sebagai 'rumah'.

Itu terjadi setelah ia tidak mampu membayar biaya sewa kos.

Tes Kepribadian: Pilih Model Es Campur yang Menjadi Favoritmu dan Ungkap Karaktermu yang Sebenarnya

YouTuber Ferdian Paleka Menghilang seusai Video Viral, Raditya Dika: Tanggung Jawab Dong, Masa Buron

Sisa tabungannya hanya cukup untuk melunasi biaya tinggal sebesar Rp. 400.000/per bulan.

Ia pun meminta keringanan pemilik kos untuk menyicilnya sambil Dul mencari pekerjaan lain.

Naas betul, ia tak kunjung juga mendapatkan kerja pengganti sejak hampir 2 bulan lalu.

Salah satu barang pribadinya, sebuah handphone ia gadaikan untuk sedikit membayar biaya kos dan sisanya untuk makan.

"Sejak saya gak kerja lagi, saya minta keringan biaya kos dengan cara mencicil," kata Dul Rohmat saat ditemui TribunSolo.com Selasa (6/5/2020).

"Awalnya saya cicil pakai sisa uang kerja, lama kelamaan saya gadai hp itu," katanya.

Tak adanya alat komunikasi tersebut, membuat keluarga Dul Rohmat susah untuk memberi kabar pada keluarganya di Grobogan.

Meski kalaupun handphone tak jadi digadai, ia akan sungkan memberi tahu pada keluarganya jika saat ini ia hidup tak tentu di sepanjang jalan besar Solo.

"Pengennya sih ngabarin, cuman kalau keadaan seperti ini kasian orang tua dirumah," katanya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved