Breaking News:

Didi Kempot Meninggal Dunia

Semasa Hidup, Didi Kempot Pilih Rekaman di Studio Kecil, Sahabat Karib Ungkap Alasannya

Mendiang penyanyi campur sari Didi Kempot lebih memilih untuk menggunakan studio-studio rekaman kecil yang ada di daerah.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Tribunnews.com
Penyebab Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020). Bukan serangan jantung. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mendiang penyanyi campur sari Didi Kempot lebih memilih untuk menggunakan studio-studio rekaman kecil yang ada di daerah.

Alih-alih mengejar major label, pelantun 'Cidro' itu memilih mencari-cari studio rekaman di pelosok-pelosok desa.

Teman karib Didi Kempot, Bobby menuturkan adik Mamiek Prakoso itu memiliki alasannya sendiri.

14 Tahun Temani Didi Kempot, Sahabat Karib Asal Solo Ungkap Obrolan Terakhir, Akui Tak Ada Firasat

"Mas Didi itu rela sampai ke pelosok desa, studio rekaman milik pak Kitret di Sragen, misalnya, studio itu ada di desa," tutur Bobby kepada TribunSolo.com, Jumat (8/5/2020).

Didi Kempot tidak merasa risih meski harus menggunakan studio rekaman kecil.

"Berputar-putar cari studio rekaman, pokoknya yang dari kalangan bawah, di daerah Purwosari tempatnya Bombom yang ada di perkampungan, tetap dimasuki mas Didi," kata Bobby.

"Studionya tidak harus branded, tidak harus major label sama sekali," imbuhnya membeberkan.

Hoaks, Kabar Pria Asal Klaten Nekat Ceburkan Diri ke Sungai karena Putus Cinta, Begini Kata Kades

Bobby menyampaikan Didi Kempot ingin melarisi studio-studio rekaman kecil yang ada di daerah.

"Alasannya ingin melarisi orang kecil, label label rekaman kecil itu biar laris," ujar dia.

"Biar payu (laris), biar dapat rezeki, berbagi rezeki," tambahnya.

Bobby menuturkan semangat berkarya Didi Kempot tidak pernah luntur hingga akhir hayatnya.

"Mas Didi kesibukannya luar biasa tidak mau berhenti berkarya, beliau itu berkarya, berkarya dan berkarya, nulis lagu, syuting, ke studio, nulis lagu lagi," tuturnya.

Hadiri Empat Event Berbeda Kota dalam Sehari, Didi Kempot Gunakan Helikopter

Didi Kempot diketahui sedang menulis lagu 'Istighfar Sing Kuat' yang belum sempat direkam.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Quraniy Azzayadiy Solo, KH Abdul Karim atau akrab disapa Gus Karim menjadi sosok yang diajak pelantun 'Cidro' untuk bertukar pikiran.

"Di rumah mas Didi juga nulis, luar biasa, bahkan nulis lagu terakhir 'Istighfar Sing Kuat' itu belum keluar, saya disuruh minta pendapat ke Gus Karim," kata Bobby

"Liriknya mungkin sudah selesai, sudah dimintakan pendapat ke Gus Karim, pak Bob ini apik (bagus), terus saya bilang ke mas Didi, mas Didi katanya apik banget," imbuhnya.

Dari Lagu Stasiun Balapan, Awal Penjual Gudeg Asal Solo Tahu Didi Kempot, Kenalkan Sisi Lain Solo

Bobby menuturkan Didi Kempot memang sering mengunjungi Gus Karim sebelum menghebuskan napas terakhirnya.

"Akhir-akhir itu sering mengunjungi Gus Karim," tuturnya.

Ditengah kesibukannya, Didi Kempot masih sempat menyisikan waktu untuk tidur.

"Menjaga kesehatan, mas Didi tidur sebentar saja, bilang ke saya yang penting saya tidur sebentar, di mobil bisa, atau di mana saja, tidur sebentar sudah aktivitas lagi," ucap Bobby.

"Paling-paling tidak bisa lama, paling satu jam, mas Didi istirahat tidak pernah lama," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved