Breaking News:

Didi Kempot Meninggal Dunia

Sudah 25.623 Tanda Tangan, Begini Reaksi Kepala Stasiun Solo Balapan Soal Petisi Patung Didi Kempot

Kepala Stasiun Solo Balapan, Suharyanto angkat bicara terkait kemunculan petisi online di laman change.org.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
Warta Kota/Feri Setiawan
Penyanyi lagu-lagu campursari, Didi Kempot hadir dalam acara Rosi KompasTV bertajuk 'The Godfather of Broken Heart' di Studio KompasTV, Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2019) malam. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepala Stasiun Solo Balapan, Suharyanto angkat bicara terkait kemunculan petisi online berjudul 'Dukung Pendirian Patung/Memorabilia Didi Kempot di Stasiun Solo Balapan' di laman change.org.

Adapun hingga berita ini diturunkan, petisi tersebut di https://www.change.org/p/pt-kai-dukung-pendirian-patung-memorabilia-didi-kempot-di-stasiun-balapan-solo telah ditandatangani kurang lebih 25.623 orang.

Ia menuturkan terkait pembuatan patung ataupun memorabilia tersebut harus seizin PT Kereta Api Indonesia (KAI).

"Secara dinas bukan kapasitas saya memberikan izin untuk adanya monumen atau sekedar patung," tutur Suharyanto kepada TribunSolo.com, Minggu (10/5/2020).

Petisi pendirian legenda Didi Kempot di Stasiun Solo Balapan dalam www.change.org, Jumat (8/5/2020).
Petisi pendirian legenda Didi Kempot di Stasiun Solo Balapan dalam www.change.org, Jumat (8/5/2020). (TribunSolo.com/Tangkapan layar www.change.org)

Suharyanto tidak menampik karya penyanyi campur sari Didi Kempot berjudul 'Stasiun Balapan' membuat Stasiun Solo Balapan lebih dikenal masyarakat.

"Beliau kan membawa lagu 'Stasiun Balapan', itu membuat Stasiun Solo Balapan lebih dikenal banyak orang," katanya.

Penjual Gudeg Bikin Petisi di Change.org Agar Didirikan Patung Didi Kempot di Stasiun Solo Balapan

Usulan Ada Patung Didi Kempot di Stasiun Balapan, Wali Kota Solo: Tidak Usah Pakai Petisi

Meski begitu, pembuatan patung Didi Kempot di kompleks Stasiun Solo Balapan tetap harus sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Jajaran Direksi PT KAI-lah yang nantinya diperbolehkan atau tidak patung tersebut diletakkan.

"Pembuatan patung atau monumen, direksi yang menetapkan" ucap Suharyanto.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved