Solo KLB Corona

Carut Marut Data BST, Menteri Juliari Sebut Kemensos Tak Lakukan Pendataan : Datanya Dari Pemda

Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P Batubara menyebut kementerian sosial mendapatkan data penerima BST dari pemerintah daerah.

TRIBUNSOLO.COM/ILHAM OKTAFIAN
Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P Batubara (baju merah) bersama Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo meninjau penyaluran bantuan sosial tunai di Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Solo, Kamis (21/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Ilham Oktafian       

TRIBUNSOLO. COM, SOLO - Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) mengalami carut marut di berbagai daerah. 

Tak sedikit masyarakat menilai bantuan tersebut salah sasaran. 

Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P Batubara menilai jika pendataan tersebut bukan lagi ranah Kementerian Sosial, melainkan Pemerintah Daerah (Pemda). 

"Itu datanya dari Pemda dan Pemkot," kata Juliari, Kamis (21/5/2020). 

Juliari mengaku kementerian sosial tidak melakukan pendataan terkait penerima BST.

"Kementerian tak melakukan pendataan," tegasnya.

Mensos berharap Pemda lebih jeli lagi dalam menyaring data penyaluran BST agar tak menimbulkan kegaduhan di masyarakat. 

Jika ditemui penyaluran yang salah sasaran, ia berharap ada perbaikan langsung saat penyaluran di lapangan. 

"Memang harus disaring dan dicek lagi," kata dia. 

"Apabila ada permasalahan,daerah harus memperbaiki data di lapangan," terangnya. (*)

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved