Solo KLB Corona

Sempat Masuk Daftar Penerima BST di Jagalan, ASN dan Pensiunan PNS Dicoret, Sisakan 636 Penerima

Ratusan kepala keluarga Kelurahan Jagalan menerima penyaluran bantuan sosial tunai (BST) senilai Rp 600 ribu di Kantor Kelurahan Jagalan.

TRIBUNSOLO.COM/ILHAM OKTAFIAN
Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P Batubara (baju merah) bersama Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo meninjau penyaluran bantuan sosial tunai di Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Solo, Kamis (21/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Ratusan kepala keluarga Kelurahan Jagalan menerima penyaluran bantuan sosial tunai (BST) senilai Rp 600 ribu di Kantor Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Solo, Kamis (21/5/2020).

Lurah Jagalan, Nanang Heri Tri Wibowo menyampaikan ada sebanyak 636 kepala keluarga yang mendapatkan bantuan tersebut. 

"Yang menerima 636 orang untuk bantuan yang disalurkan pada hari ini, hari ini tahapan pertama, untuk tahapan selanjutnya kita tunggu dari Kementerian Sosial," tutur Nanag, Kamis (21/5/2020).

Tak Bisa Jualan Pentol karena Corona, Pria ini Tawarkan Blendernya di Pinggir Jalan untuk Beli Beras

Mengusung Triple Camera, Seperti Ini Bocoran Desain Samsung Galaxy Note20 Muncul dalam Bentuk Sketsa

Nanang mengaku pihaknya telah melakukan verifikasi data penerima BST sebelum akhirnya disalurkan.

Hasil verifikasi mendapati sebanyak 77 kepala keluarga dinyatakan tidak berhak mendapatkan BST

Puluhan kepala keluarga itu dinyatakan tidak layak menerima BST lantaran telah mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). 

"Untuk kriteria penerima bantuan ini, yakni yang kena pemutusan hubungan kerja, tidak dapat BPNT atau yang kena PKH," terang Nanang.

Ke-77 Kepala Keluarga tersebut kemudian dicoret dari daftar penerima BST yang kemudian hanya menyisakan 636 penerima saja. 

"Macam-macam yang kami coret, ada yang PNS dan ada yang pensiunan PNS, mereka kan tidak boleh menerima itu," ucap Nanang. 

"Yang pernah pernah menerima bantuan PKH maupun dari Pemkot kita tarik," tandasnya.  (*)

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved