Virus Corona
Jelang Lebaran, Inilah 8 Cara Mencegah Corona Bagi Para Lansia yang Punya Risiko Tinggi
Pada momen ini biasanya kita melakukan silaturahmi untuk saling memaafkan dengan orang tua hingga sanak saudara kita.
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Ryantono Puji Santoso
7. Lengkapi persediaan makanan, bahan pokok dan obat selama 2 minggu kedepan.
8. Belanja kebutuhan secara online dengan minta bantuan keluarga, tetangga atau relawan.
• Lonjakan Pengunjung di Pasar Tradisional dan Modern Jadi Alasan Pemkot Solo Gelar Rapid Test
5 Cara Menjaga Kesehatan Paru-paru Jika Tanpa Disadari Telah Terinfeksi Corona
Namun dari upaya tersebut apa yang bisa dilakukan seseorang untuk menjaga kondisi paru-paru jika terpapar corona?
Dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV, Dokter Spesialis Paru dari Ikatan Dokter Indonesia, dokter Hermawan Setiyanto menjelaskan jika terdapat 5 hal yang bisa dilakukan untuk menjaga tubuh terutama paru-paru jika sudah terpapar corona Jumat (22/5/2020).
1. Asupan makanan yang cukup, gizi yang berimbang, terutama protein untuk pembentukan antibodi.
2. Cukup dalam beristirahat.
3. Rajinlah berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh dan juga melatih pernapasan.
4. Sirkulasi atau ventilasi udara di rumah harus dibersihkan dan terjaga dengan baik.
5. Hindari hal-hal yang merusak paru-paru, contohnya adalah asap rokok.
"Merokok memang bisa membuat kebersihan mukosiliar terganggu, jadi epitel silia ada fungsinya seperti sapu, menyapu materi bakteri atau virus yang masuk kedalam badan, tapi ketika terkena asap rokok epitel silia bisa gundul jadi fungsi sapu akan relatif berkurang" ujarnya.
"Kemudian asap rokok juga bisa membuat radang kronik yang bisa menggangu pernapasan atau memudahkan virus atau bakteri masuk kedalam saluran napas" tambahnya.
• Viral Video Pria Gunakan Hazmat Sindir Masyarakat di Jalan: Kami Capek, Ayo Keluar Rumah
Pemerintah melaporkan total kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia naik menjadi 20.796 orang, hingga Jumat (22/5/2020) pukul 12.00 WIB.
Angka tersebut diperoleh setelah adanya tambahan kasus baru sebanyak 634 orang dalam waktu 24 jam terakhir.
Demikian data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam laman resminya covid19.go.id, Jumat (22/5/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona.jpg)