Solo KLB Corona

Pusat Perbelanjaan Ramai Saat Masa Lebaran, Pemkab Sukoharjo Bersiap Rapid Test 1.000 Pedagang

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo tengah mengusulkan untuk melakukan rapid test massal kepada para pedagang pasar modern dan tradisional.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo tengah mengusulkan untuk melakukan rapid test massal kepada para pedagang pasar modern dan tradisional.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, hal ini dilakukan untuk mengetahui sebaran covid-19 pasca lebaran.

Karena saat lebaran kemarin aktivitas masyarakat mulai meningkat, dan untuk pelaku sektor ekonomi informal banyak yang melakukan kontak langsung dengan pemudik.

"Kita usulkan untuk dilakukan rapid test massal di Pasar, Mall, Swalayan, dan Rumah Makan," katanya saat ditemui di Kantor Dinas Bupati Sukoharjo, Selasa (26/5/2020). 

Buka Usai Lebaran, Tempat Kuliner di Solo ini Langsung Diserbu, Ada Pembeli Yang Tak Kebagian Kursi

BREAKING NEWS: Kasus Positif Corona Melonjak Usai Lebaran, Pemkot Perpanjang KLB Sampai 7 Juni

"Kami ingin melihat sebaran Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo," imbuhnya.

Saat ini, rapid test baru dilakukan kepada mereka yang melakukan kontak erat dengan kasus Covid-19 atau kepada orang yang beresiko tinggi tertular Covid-19.

Pemkab Sukoharjo, selama ini belum pernah melakukan rapid test massal, mengingat kuota rapid test yang dimiliki Dinas Kesehatan jumlahnya terbatas.

"Sasarannya sekitar 1000 orang, dengan sempel acak," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Pasar Ir Soekarno Sukoharjo Widadi Nugroho menyambut baik rencana itu.

Dia mengatakan, ada peningkatan aktivitas pasar menjelang hari raya idul fitri.

"Puncak ramainya pada H-1 kemarin,saat ini aktivitas pasar sudah menurun kembali," jelasnya.

Dia mengatakan, selama ini belum ada usulan dari pedagang atau pengelola pasar untuk melakukan rapid test massal.

Namun jika Pemkab Sukoharjo akan melakukan rapid test massal, dia menyambut baik sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved