Breaking News:

Heboh Soal Teror Diskusi UGM, Komnas HAM: Jika Dibiarkan Berpotensi Ancam Kebebasan Sipil

Beka menegaskan cara-cara tersebut tidak dibenarkan dalam negara yang menjunjung tinggi demokrasi dan hak asasi manusia (HAM).

lham Rian Pratama/Tribunnews.com
Wakil Ketua Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara 

TRIBUNSOLO.COM - Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengecam keras terjadinya teror dan ancaman kepada panitia dan narasumber diskusi yang diadakan oleh mahasiswa Constitusional Law Society (CLS) Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada oleh orang tidak dikenal.

"Saya mengecam keras teror, intimidasi dan ancaman kekerasan terhaadap narasumber diskusi di fakultas hukum UGM," ujar Beka, ketika dihubungi Tribunnews.com, Minggu (31/5/2020). 

Corona Belum Usai, Nekat Gowes Massal di Solo? Siap-Siap Dibubarkan Satpol PP

Beka menegaskan cara-cara tersebut tidak dibenarkan dalam negara yang menjunjung tinggi demokrasi dan hak asasi manusia (HAM). 

Menurutnya teror dan intimidasi tersebut tak hanya mengancam kebebasan sipil saja, namun juga kebebasan akademik yang ada di perguruan tinggi. 

"Kalau dibiarkan akan berpotensi mengancam kebebasan sipil yang sudah diperjuangkan puluhan tahun dengan korban yang tidak sedikit," kata dia. 

"Teror dan intimidasi tersebut juga mengancam kebebasan akademik yang ada di perguruan tinggi. Yang seharusnya menjadi penjabaran dari amanat pembukaan UUD 1945, mencerdaskan kehidupan bangsa," imbuh Beka. 

Oleh karenanya, Komnas HAM meminta polisi segera mengusut masalah ini.

Pihaknya juga akan mengawal proses hukum serta mengumpulkan info dan fakta sebagai pembanding. 

"Polisi harus segera mengusut tuntas peristiwa ini. Menemukan pelaku dan motifnya terus memproses hukum para terduga pelakunya. Komnas HAM juga akan terus mengawal proses hukum yang dijalankan kepolisian, sekaligus mengumpulkan info dan fakta sebagai pembanding," pungkas Beka. 

Diberitakan sebelumnya, Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Dr. Ni'matul Huda, S.H., M. Hum diduga mendapatkan perlakuan tidak nyaman berupa intimidasi dari orang yang tak dikenal.

Buntut Tewasnya George Floyd, Istri Polisi yang Terlibat Kini Digugat Cerai Istrinya

Halaman
123
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved