Solo KLB Corona

Bertahan 75 Kasus, Ada Kabar Baik Tenaga Kesehatan Asal Grogol Sukoharjo Dinyatakan Sembuh Covid-19

Satu tenaga kesehatan asal Desa Kwarasan, Kacamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo dinyatakan sembuh, Selasa (9/6/2020).

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Asep Abdullah Rowi
(Shutterstock)
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Satu tenaga kesehatan asal Desa Kwarasan, Kacamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo dinyatakan sembuh, Selasa (9/6/2020).

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, tenaga kesehatan yang dinyatakan sembuh itu setelah dua kali hasil swab testnya negatitf.

"Hari ini, Alhamdulillah satu nakes di Kecamatan Grogol sudah dinyatakan sembuh," katanya kepada TribunSolo.com.

Gunakan Panel Surya Selama 3 Tahun, Terminal Tirtonadi Solo Bangga Hemat Listrik hingga 30 Persen

Menyebrang Jalan, Pejalan Kaki Tertabrak Mobil Inova Hingga Tewas di Jalan Desa Nguter Sukoharjo

"Sebelumnya dia dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo," imbuhnya.

Nakes tersebut, sebelumnya dinyatakan positif pada Selasa (2/6/2020).

Yunia mengungkapkan, nakes tersebut bertugas di wilayah Karesidenan Solo.

Mereka tertular Covid-19 diduga saat menjalanlan tugas sebagai tenaga kesehatan.

Menurut Yunia, sebelum dinyatakan positif Covid-19, nakes tersebut sama sekali tidak mempunyai gejala yang mengarah ke suspect.

Selain itu, jumlah kasus positif di Kabupaten Sukoharjo selama empat hari terakhir ini tidak mengalami kenaikan.

Ada Provokasi via WA, Pedagang di Pasar Bekonang Sukoharjo Banyak Tak Ikuti Rapid Test, Apa Isinya?

Meski Membludak di Hari Pertama, Dishub Sukoharjo Tak Batasi Antrean KIR :Yang Luar Kota Kasihan

Dari data yang dirilis gugus tugas, jumlah kumulatif positif Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo masih sebanyak 75 kasus.

Dengan rincian, 11 orang menjalani isolasi mandiri di rumah, 15 orang menjalani isolasi mandiri di rumah sehat, 5 orang dirawat di RS, 40 orang sembuh, 4 orang meninggal dunia.

Jumlah PDP sebanyak 27 orang, dengan rincian 7 orang menjalani isolasi mandiri, 14 orang rawat inap, dan 6 orang meninggal dunia.

Sementara untuk kasus ODP sebanyak 684 orang dengan rincian 32 orang jalan isolasi mandiri, 4 orang masih rawat inap, 646 orang selesai dilakukan pemantauan, dan 2 orang meninggal dunia.

Untuk jumlah OTG sebanyak 616 orang, yang kesemuanya kasus lama, serta 561 orang selesai pemantauan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved