Tewas Akibat Benang Layangan Putus
Kronologi Pemotor Kawasaki Tewas Lehernya Nyaris Putus karena Benang Layangan di Jalanan Jebres Solo
Dikatakan, benang layangan itu membuat urat di leher korban putus, sehingga seketika itu membuat korban terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
Afrian mengaku itu merupakan kasus pertama yang dilaporkan ke Polresta Solo.
• Update Corona Solo 11 Juni : 6 Hari Tak Ada Penambahan Kasus Positif, Tren Kesembuhan PDP Meningkat
• Masjid Agung Solo Gelar Salat Jumat 12 Juni 2020, Jemaah Diminta Pakai Masker & Bawa Sajadah Sendiri
"Setahu saya, ini yang pertama mudah-mudahan tidak ada lagi," akunya.
Pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, yakni benang dan sepeda motor korban.
"Benangnya kira-kira sepanjang 3 meteran ada," kata Afrian.
Atas kejadian tersebut, Afrian mengimbau masyarakat tidak bermain layangan di tengah jalan.
"Saya imbau kepada masyarakat jangan main layangan di jalan, lebih baik di lapangan atau di lahan terbuka luas, jangan di jalan," ujar dia.
"Itu tidak hanya membahayakan diri sendiri dan orang lain," pungkasnya. (*)