Solo KLB Corona
Klaster Pasar Paterongan Semarang di Boyolali Bertambah Tiga Orang
Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali dari klaster Pasar Paterongan Semarang, bertambah tiga orang, Kamis (12/6/2020). Dari tambahan lima kasus
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Agil Trisetiawan
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali dari klaster Pasar Paterongan Semarang, bertambah tiga orang, Kamis (12/6/2020).
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali Ratri S Survivalina, mereka masiih satu keluarga dengan pasien sebelumnya yang diberi nomor 034.
"Tambahan ini merupakan adik kandung dari pasien 034," katanya.
• Viral Video Seniman asal Surabaya Berani Sedot Covid-19, Kini Diperiksa Polisi
• Dinilai Putusan Melebihi Kewenangan, 5 Hakim PN Solo Akan Dilaporkan ke Komisi Yudisial dan Bawas MA
Dia mengatakan, tiga orang tersebut berinisial NW (39), GY (59) dan HW (34).
"Ketiga pasien merupakan satu keluarga berasal dari Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, dan merupakan adik dari pasien 034 yang berasal dari Kecamatan Ampel," terangnya.
"Kedua Keluarga ini sama-sama berdagang di Pasar Paterongan Semarang," imbuhnya.
Mereka dinyatakan positif, setelah menjalani tes PCR mandiri di salah satu rumah sakit swasta di Boyolali.
"Saat ini ketiganya menjalani perawatan di RSD Covid-19 Boyolali," imbuhnya.
Ratri menambahkan, pihaknya kini telah melakukan tracking dan menemukan 10 orang yang melakukan kontak erat pasien tersebut.
• Buntut Video Lelucon Soal Virus Corona, Dele Alli Absen Kontra Man United
• Video Detik-detik Pemotor Solo Tewas Lehernya Nyaris Putus Akibat Benang Layangan Tersebar di Medsos
"Nanti segera kita lakukan tes PCR kepada 10 orang tersebut," terangnya.
Selain tiga orang tersebut, tambahan kasus positif virus corona juga berasal dari klaster Jakarta sebanyak dua orang.
• Pernah Pergoki Rizky Kinos Bersama Wanita Lain di Kosan, Nycta Gina: Jawab Enggak Ngapa-ngapain
Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Kabupaten Boyolali menjadi 40 orang, dengan rincian 20 orang dirawat, 18 orang sembuh, dan 2 orang meninggal dunia.
Untuk jumlah PDP saat sebanyak 44 orang dalam pengawasan, ODP sebanyak 30 orang dalam pemantauan, OTG sebanyak 121 orang proses pemantauan, dan PP sebanyak 378 orang proses monitoring. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/berikut-ini-update-jumlah-pasien-virus-corona-secara-global-per-senin-1852020-pagi.jpg)