Breaking News:

Mantan KSAD Pramono Edhie Wibowo Meninggal Dunia, Ini Profil dan Kiprahnya Semasa Hidup

Setelah meninggalnya Ani Yudhoyono dan juga ibunda SBY, Siti Habibah, kini adik ipar SBY, Pramono Edhie Wibowo tutup usia.

(Tribunnews.com/Andri Malau/Andri Malau)
Pramono Edhie. 

TRIBUNSOLO.COM - Keluarga Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali berduka. 

Setelah meninggalnya Ani Yudhoyono dan juga ibunda SBY, Siti Habibah, kini adik ipar SBY, Pramono Edhie Wibowo tutup usia. 

Setahun Kepergian Ani Yudhoyono, Aliya Rajasa Unggah Kenangan Bersama Mendiang Ibu Mertua di Istana

Kabar duka ini dibagikan oleh politikus Partai Demokrat, Rachland Nashidik, kepada wartawan.

Dilansir Tribunnews, Pramono Edhie Wibowo meninggal akibat serangan jantung.

"Innalillahi wainailaihi rojiun, telah meninggal dunia malam ini Bpk Pramono Edhie Wibowo di RS Cimacan," kata Rachland, Sabtu.

"Tadi dikabari wafat jam 19.43 WIB. Serangan jantung," imbuhnya.

Mantan KSAD Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo berbincang dengan sejumlah pewarta foto yang tergabung dalam organisasi Pewarta Foto Indonesia Jakarta (PFIJ), di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (6/6/2014). Pertemuan ini dalam rangka silaturahmi rutin yang diadakan PFIJ dengan sejumlah tokoh di Indonesia untuk bertukar pikiran yang dikemas dengan diskusi santai. Warta Kota/angga bhagya nugraha
Mantan KSAD Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo berbincang dengan sejumlah pewarta foto yang tergabung dalam organisasi Pewarta Foto Indonesia Jakarta (PFIJ), di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (6/6/2014). Pertemuan ini dalam rangka silaturahmi rutin yang diadakan PFIJ dengan sejumlah tokoh di Indonesia untuk bertukar pikiran yang dikemas dengan diskusi santai.  (WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA)

Jauh hari sebelum adik Ani Yudhoyono ini meninggal, ia sempat akan menjadi pendonor sumsum tulang belakang bagi sang kakak.

Diketahui, Ani Yudhoyono mengidap kanker darah dan sempat menjalani perawatan sejak Februari 2019.

Almarhumah istri SBY ini kemudian mengembuskan napas terakhirnya di National University Hospital, Singapura, pada 1 Juni 2019 pukul 11.50 waktu setempat.

Dikutip Tribunnews dari Kompas.com, alasan Pramono Edhie Wibowo bisa menjadi pendonor adalah karena ia memiliki delapan parameter yang dibutuhkan dokter.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved