Ancam Korea Selatan, Adik Kim Jong Un Hendak Kerahkan Pasukan Militer ke Perbatasan

Korea Utara mengancam, mereka akan segera mengerahkan militer hingga ke zona demiliterisasi yang berbatasan dengan Korea Selatan.

AFP/POOL/JORGE SILVA
Kim Yo Jong, adik perempuan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un menghadiri sebuah acara di Ho Chi Minh Mausoleum, Hanoi, 2 Maret 2019. 

TRIBUNSOLO.COM -  Korea Utara mengancam, mereka akan segera mengerahkan militer hingga ke zona demiliterisasi yang berbatasan dengan Korea Selatan.

Ancaman itu merupakan babak baru ketegangan dua Korea, yang dipicu aktivitas para pembelot Korut menyebarkan selebaran anti-Pyongyang di perbatasan.

Selama akhir pekan, adik Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, sudah memerintahkan militer mengambil tindakan atas "musuh mereka".

Kini, tentara Korut menyatakan "siap mengubah garis depan menjadi benteng sekaligus meningkatkan kewaspadaan pertahanan mereka".

Kementerian Pertahanan Korea Selatan menyatakan, mereka tengah berdiskusi dengan AS untuk memantau pergerakan angkatan perang tetangganya itu.

Nikita Mirzani Ungkap Punya Hobi Baru Gowes, Rela Beli Sepeda Baru Seharga Puluhan Juta Rupiah

Benarkah Konsumsi Gula Berlebihan Dapat Picu Penyakit Kanker? Simak Penjelasannya

Apa yang Pyongyang katakan?

Dilansir BBC Selasa (16/6/2020), baik Korea Utara dan Korea Selama dipisahkan oleh apa yang disebut Zona Demiliterisasi (DMZ).

Zona tersebut merupakan kawasan perbatasan yang memisahkan dua negara sejak Perang Korea yang berlangsung pada 1950 sampai 1953.

Meski namanya zona demiliterisasi, wilayah itu adalah yang terketat di dunia, dengan ranjau dan kawat berduri dipasang di masing-masing negara.

Pada Selasa, Pyongyang menuturkan mereka tengah "meninjau" rencana untuk "memberangkatkan militer ke zona demiliterisasi".

Pihak Staf Jenderal menyatakan, mereka dalam "siap siaga tinggi", dan siap "menerapkan secara cepat dan menyeluruh" kepurusan dari pemerintah.

Pernyataan itu muncul setelah pada Sabtu 913/6/2020), Kim Yo Jong melontarkan ancaman akan memberangkatkan pasukan melawan Korea Selatan.

"Saya pikir ini adalah waktu yang tepat untuk memutus hubungan dengan Selatan," jelas adik sekaligus penasihat Kim Jong Un tersebut.

Daftar Promo Alfamart & Indomaret 16 Juni 2020, Nikmati Diskon Beras Ramos hingga Ice Cream Walls

Bocoran Skema Sekolah di Sukoharjo, Mulai Shift Kelas Sampai Waktu Belajar di Kelas Dipangkas

Dia menjanjikan "aksi" denga menginstruksikan militer merancang strategi, dan menutup ancamannya dengan mengatakan "sampah harus dibuang ke tempatnya".

Seoul sudah menganggap ancaman ini serius, di mana pada Minggu (14/6/2020), mereka menggelar rapat darurat yang dihadiri pejabat tinggi pemerintah.

Intelijen sudah mulai dikerahkan ke DMZ, dengan Presiden Moon Jae-in meminta tetangganya itu untuk tenang dan menghindari tindakan gegabah.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ancam Korea Selatan, Korea Utara Bakal Kirim Militer ke Perbatasan"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved