Virus Corona
Doni Monardo Jelaskan Alasan Kenaikan Kasus Corona Sampai Melebihi 1000 Kasus Per Hari, Ini Sebabnya
Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo menjelaskan mengapa kasus corona di Indonesia beberapa kali capai tambahan 1000 kasus
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM - Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo menjelaskan mengapa kasus corona di Indonesia beberapa kali capai tambahan 1000 kasus lebih per hari.
Dikutip dari tayangan Kompas TV, Doni menjelaskan jika pertambahan ini tak lepas dari kemampuan pemeriksaan spesimen dari lab yang ada di Indonesia.
• Pasien Covid-19 Asal Kecamatan Juwiring Klaten Sembuh, Termasuk Klaster Gowa
Doni mengatakan, pada minggu awal kasus corona kemampuan pemeriksaan spesimen hanya ratusan perharinya dan hanya ada 1 laboratorium.
"Secara bertahap kini sudah mengalami peningkatan, sekarang jumlah mesin PCR sudah di atas 150 unit, sehingga pemeriksaan spesimen yang awalnya hanya ratusan, dalam beberapa hari terakhir ini mencapai mencapai lebih dari 20.000 spesimen." ujar Doni.
Ia pun mengatakan bahwa ini wajar apa bila yang terkonfirmasi positif corona mengalami peningkatan.
Hal ini yang pertama dikarenakan di daerah-daerah kini memprioritaskan ODP dan PDP yang punya kaitan erat dengan yang sudah terkonfirmasi corona.
Keemudian yang kedua ada kecenderungan secara tidak sadar banyak masyarakat yang terpapar setelah Lebaran.
"Namun sebagian besar dari kelompok ini (terpapar setelah lebaran), adalah kalangan dari kelompok muda usia, " ujar Doni.
• Update Corona Indonesia 20 Juni 2020: Bertambah 1.226, Kini Total Kasus Positif Tembus 45.029
Doni Monardo menambahkan jika jumlah tempat tidur di rumah sakit tidak mengalami peningkatan.
Pada awal kejadian Doni mengungkapkan jika rata-rata yang wafat sehari lebih dari 100 orang, sedangkan sekarang sudah mengalami penurunan dengan rata-rata dibawah 50 per hari.
Untuk soal puncak pandemi Doni Monardo menjelaskan jika Gugus Tugas tidak bisa menduga kapan akan terjadi.
"Puncak itu tidak akan tercapai kalau kita berdisiplin, kalau semuanya melakukan upaya untuk menghindari supaya tidak terpapar, kalau ini bisa kita lakukan ya kita tidak mungkin sampai puncak, flat saja nanti bisa berkurang" sambungnya.
Doni pun menegaskan jika sampai saat ini belum ada pakar dari dalam atau luar negeri yang bisa memastikan berakhirnya covid-19.
10 Cara Pencegahan Virus Corona
1. Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem kekebalan tubuh meningkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/doni-monardo-bnpb.jpg)