Wakapolres Karanganyar Diserang
Densus 88 Antiteror Ambil Sampel Darah Ibu dari Terduga Penyerangan Wakapolres Karanganyar di Madiun
Kedatangan Tim Densus 88 Antiteror untuk mengambil sample darah ibu terduga pelaku P (74) untuk dicocokan dengan terduga pelaku.
"Kami masih lakukan penyelidikan bersama Densus, Satreskrim Polres Karanganyar, dan gabungan Jatanras Polda Jawa Tengah," terang dia kepada TribunSolo.com di Mapolres Jalan Lawu No.3, Padangan, Kelurahan Jungke, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Senin (22/6/2020).
"Pelaku masih dalam pendalaman, pelakunya saat ini sudah ada titik terang, namun masih perlu pencocokan data dan penyelidikan lebih lanjut," terang Leganek.
Adapun yang dimaksud titik terang karena polisi masih melakukan pencocokan data, karena saat ini jenazah pelaku di RS Bhayangkara Semarang.
"Akan disampaikan Polda Jateng," ungkapnya.
Pelaku, lanjut Leganek, saat ini tengah menjalani pemeriksaan forensik lanjutan di RS Bhayangkara Semarang.
Adapun jenazah pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Semarang, Minggu (21/6/2020) sekira pukul 21.00 WIB.
Tes DNA dilakukan guna memastikan identitas pelaku penyerangan.
Sebelumnya, pelaku telah di-visum di RSUD Karanganyar.
"Kemarin sudah dilakukan visum RSUD Karanganyar, saat ini dilanjutkan ke RS Bhayangkara berkaitan penyelidikan outopsi dan sebagainya," ucapnya.
Leganek menambahkan, pihaknya tidak mau menduga-menduga identitas pelaku sebelum pencocokan data rampung.
"Masih pencocokan data benar itu atau tidak, kalau sudah pasti akan dirilis," tutur dia.
"Kita tidak boleh banyak menduga," pungkasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Tim Densus 88 Mabes Polri Datangi Rumah Ibu Terduga Pelaku Penyerangan Polisi di Karanganyar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-densus-88.jpg)