Breaking News:

Solo KLB Corona

Buntut Dokter Positif Corona, Klinik di Gantiwarno Klaten yang Buka 24 Jam Kini Ditutup Sementara

linik Pratama Yoso Husada di Desa Muruh, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten sudah empat hari ini terpaksa ditutup buntut dokternya positif Corona.

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Klinik Pratama Yoso Husada di Desa Muruh, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten yang ditutup sementara, Selasa, (23/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Klinik Pratama Yoso Husada di Desa Muruh, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten sudah empat hari ini terpaksa ditutup buntut dokternya positif Corona.

Berdasarkan pantauan TribunSolo.com Selasa, (23/6/2020) tampak tak ada aktivitas klinik berlantai 2 berwarna hijau yang biasanya beroperasi 24 jam, meskipun pintu di lantai atas tampak terbuka.

Namun pintu di lantai bawah hingga jendela klinik yang berdiri 4 tahun lalu itu terlihat ditutup rapat, seakan tak ada penghuninya.

Poliklinik tersebut melayani berbagai pelayanan kesehatan, seperti pemeriksaan umum, operasi kecil, dan sebagainya.

Setiap hari, sedikitnya 20-an orang memeriksakan kesehatan di poliklinik tersebut.

Meroket Lagi, Satu Keluarga Terpapar Corona Tambah 8 Kasus Baru di Klaten

Gowes Sendirian Tak Terasa Sudah Sejauh 33 Km, Bocah SD Asal Weru Sukoharjo Ini Tersesat di Solo

Saat ini, klinik tersebut ditutup sementara karena ada salah satu naskesnya terpapar  Corona.

Kades Muruh, Suparjo mengungkapkan, penutupan sementara klinik tersebut karena untuk mencegah persebaran Covid-19, mengingat satu dokter asal Kecamatan Wedi yang bekerja di klinik tersebut terpapar Covid-19.

"Benar, klinik tersebut sudah ditutup sejak Kamis (18/6/2020) lalu," kata Suparjo saat ditemui TribunSolo.com di Pendopo Kecamatan Gantiwarno.

Suparjo mengatakan sudah meminta pemilik dan karyawannya melakukan isolasi mandiri.

Hal ini mengingat, karyawan yang berkerja di sana merupakan warga Desa Muruh.

"Kami meminta seluruh karyawan klinik tersebut untuk isolasi mandiri, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan gugas desa, BPD, RW, Sabtu malam," pintanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, 3 karyawan yaitu JU, VI, dan WAG, yang bekerja klinik tersebut sudah melakukan swab di RSST ,Senin (22/6/2020) lalu.

Terpapar Covid-19, Karyawan Swasta Asal Klaten Selatan Batal Kerja ke Kalimantan

Reaktif Rapid Test, Pendatang di Klaten Sempat Tolak Karantina di Rumah Isolasi Desa

Lalu, hari ini 3 karyawan klinik lainnya yaitu MU, IR, dan SU menjalani swab di RSJD Klaten.

"Jadi sementara yang melakukan swab ada 6 karyawan, dan semuanya merupakan warga Muruh," ucap dia.

Selain itu, pihaknya sudah melakukan penyemprotan disenfektan di Klinik tersebut, Sabtu (19/6/2020). (*)

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved