Diskusi Overview

Tanda-Tanda Anak Sudah Kecanduan Gadget Menurut Psikiater, Begini yang Harus Diwaspadai Orangtua

"Dalam satu hari lebih dari 3 jam, kalau sudah melebihi 3 jam, itu harus waspada," kata Psikiater RSJD Solo, dr Aliyah Himawati.

NEWS.COM.AU
Sleep-texting bisa menjadi kebiasaan baru orang-orang yang tak bisa lepas dari ponsel sampai menjelang tidur. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Zaman kekinian, gadget atau ponsel pintar android menjadi barang yang sellau lekat di kehidupan keseharian.

Namun, gadget tanpa disadari bisa membuat seseorang kecanduan, tak terkecuali anak-anak.

Kecanduan itu dapat diketahui lewat sejumlah tanda-tanda yang muncul.

Nah, seperti apa tanda-tanda kecanduan gadget?

Dampak Pandemi Corona Investasi di Sragen Lesu, Calon Investor Banyak Yang Stagnan

Saat Penjual HP & Angkringan Ditangkap Pakai Narkoba, Mengaku Demi Hilangkan Capek hingga Stress

Psikiater dari Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Solo milik Pemprov Jawa Tengah (Jateng), dr Aliyah Himawati menyampaikan ada setidaknya tiga tanda seseorang anak sudah kecanduan gadget.

Satu di antaranya melihat durasi seseorang memakai gadget dalam sehari.

"Seseorang itu bermain game atau memegang gadget secara berlebihan, bisa dilihat dari durasi, frekuensi, maupun intensitasnya," terang Aliyah saat menjadi pembicara Diskusi Obrolan Virtual (Overview) yang digelar Tribunnews bertema 'Gangguan Kejiwaan Anak Karena Gadget', Kamis (25/6/2020).

"Dalam satu hari lebih dari 3 jam, kalau sudah melebihi 3 jam, itu harus waspada," tambahnya.

Prioritas tanggung jawab, lanjut Aliyah, juga bisa mengukur anak sudah kecanduan gadget atau tidak.

"Saat anak sudah lebih memprioritaskan bermain gadget daripada menyelesaikan tugasnya itu perlu diwaspadai," kata dia.

Trik Mengatasi Kecanduan Smartphone, Aktifkan Fitur Grayscale di Layar Ponsel, Begini Caranya

Syarat Usia PPDB Ramai Diprotes di Jakarta, Tapi Kondisi di Solo Diklaim Tetap Kondusif

"Lantas tugas anak apa? anak sekolah, misalnya, tugasnya, ya, menyelesaikan tugas-tugas sekolah, ketika sangat senang bermain gadget, tugas tersebut jadi terabaikan," jelasnya.

Selain itu, ketika anak memaksakan fisiknya untuk tetap bermain gadget juga bisa menjadi tanda-tanda kecanduan.

"Anak tetap bermain game atau memegang gadget meskipun fisiknya sudah lelah," ucap Aliyah.

"Sudah mengantuk, tapi ditahan biar tidak tidur karena game-nya lagi seru jadi ingin terus berlanjut, akhirnya jam tidurnya berkurang," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved