Pengedar Upal di Klaten

Fakta-fakta Penangkapan Pengedar Uang Palsu Klaten : Sindikat Bandung dan Hendak Cetak Dollar

"Setelah pecah kongsi dengan yang berada Bandung, mereka membuat sindikat dan mencetak uang palsu tahun 2018 di Semarang,"

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu menunjukkan upal Rp 100 ribuan saat menggelar jumpa pers di Polres Klaten, Senin (29/6/2020) 

Polres Klaten pun meringkus pelaku lain yang berada di di Blothongan, Kelurahan Siderejo Lor, Kecamatan Siderejo, Kota Salatiga.

3. Merupakan Sindikat Uang Palsu Bandung

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu menyebutkan jika ketiga pelaku upal yang ditangkap merupakan jaringan sindikat uang palsu dari luar kota.

"Mereka merupakan jaringan sindikat upal, yang ada di Bandung," kata Edy

Tak sempat mengedarkan di Bandung, ketiga pelaku kemudian pecah kongsi dan membentuk sindikat lagi di Semarang beberapa tahun lalu.

"Setelah pecah kongsi dengan yang berada Bandung, mereka membuat sindikat dan mencetak uang palsu tahun 2018 di Semarang, kemudian dicetak sebanyak Rp 15 juta," tambahnya.

4. Pelaku Hendak Mencetak Dollar

Selain memalsukan mata uang rupiah, dikatakan Edy jika ketiga pelaku pun hendak mencetak mata uang dollar juga.

Hal ini dibuktikan kepolisian juga menemukan barang bukti sekitar 20 lembar eksperimen uang dolar palsu di lokasi kontrakan di Salatiga.

"Selain mencetak uang rupiah palsu, mereka juga berencana akan cetak dollar palsu," tutur Edy.

Halaman
123
Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Ilham Oktafian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved