Berita Sukoharjo Terbaru

Tingkatkan Keterampilan Tangani Kebakaran di Musim Kemarau, Damkar Sukoharjo Jalani Pelatihan

Puluhan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukoharjo mengikuti pelatihan keterampilan di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo.

TribunSolo.com/Agil Tri
Anggota Damkar Sukoharjo saat memadamkan api di Alun-alun Satya Negara Sukoharjo, Selasa (30/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Puluhan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukoharjo mengikuti pelatihan keterampilan di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo,  Selasa (30/6/2020).

Kepala Bidang (Kabid) Damkar Kabupaten Sukoharjo, Margono menuturkan latihan ini dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan keterampilan para personil pemadam kebakaran di musim kemarau.

Selain itu, latihan ini sebagai upaya untuk mengasah kembali keterampilan para personel.

"Materi yang kita berikan seperti operasional Petugas Teknis Operasional (PTO) atau pompa sampai dengan sebagai fire fighter-nya," katanya. 

Buntut 1 Warga Positif Corona, 117 Orang Harus Terima Nasib, Kini Jalani Isolasi Mandiri 14 Hari

1 Warga Positif Corona, Satu RW di Desa Kiringan Isolasi Mandiri, Warga Bikin Dapur Umum

Sedih Anaknya Ikut Dibully Netizen, Ayu Ting-ting: Sedih Aja, Padahal Enggak Salah Apa-apa

Dalam latihan ini, Damkar Sukoharjo menurunkan 8 armada dan 60 personel.

"Terkait dengan formasi itu bagaimana cara personel Damkar memposisikan diri, lalu cara memadamkan api yang benar untuk posisinya," jelasnya.

Menurut Margono, setiap personel harus memiliki keterampilan yang cepat dan tanggap. 

Dimana mereka harus mengerti saat pertama kali mendapat panggilan darurat atau laporan kejadian serta alur komando saat insiden terjadi.

Selain itu, para personel juga harus paham dalam penggunaan alat utama seperti kendaraan pancar, tangga lipat dan tali temali serta alat safety evakuasi korban.

"Di sini intinya jangan sampai terjadi kepanikan saat harus bergerak cepat melakukan pemadaman." jelasnya. 

"Karena kalau satu panik semua ikut panik, sementara kinerja pemadaman berpacu dengan waktu," imbuhnya.

Margono menambahkan, dalam menghadapi musim kemarau ini, masyarakat Kabupaten Sukoharjo diimbau untuk hati-hati terhadap material mudah terbakar. 

Seperti, kayu, rumput atau ilalang, dan kabel listrik yang mana sangat berpotensi memercik kan api dalam cuaca yang sangat panas seperti sekarang ini. 

"Semua wilayah berpotensi terjadi kebakaran, maka saya imbau kepada masyarakat jika meninggalkan rumah pastikan rumah benar-benar aman," tandasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved