Hanya Ingatkan Kelompok Gowes agar Beri Jalan, Remaja ini Malah Dikeroyok dan Dipukuli

Miris, Teriaki Para Pesepeda agar Beri Jalan, Siswa Sekolah Malah Dikeroyok dan Dipukuli

Tayang:
Editor: Aji Bramastra
TribunJatim.com
Mf, remaja asal Sidoarjo, dipukuli sekelompok pesepeda di Magersari, Mojokerto. 

TRIBUNSOLO.COM, MOJOKERTO - Kegiatan bersepeda bareng jadi fenomena baru di Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Sayang, ulah negatif sejumlah pesepeda yang seringkali menguasai jalan raya dan tak mau mengikuti rambu lalu lintas, menjadi catatan buruk.

Gowes Tapi Abai Protokol Kesehatan, 300 Pesepeda Terjaring Razia di Solo, Mau Tahu Hukumannya Apa?

Saat Asyik Gowes di Jalan Raya, Ternyata Banyak Pengguna Sepeda di Sragen Nekat Terobos Lampu Merah

Satu peristiwa kelakuan buruk para pesepeda, terjadi di Mojokerto.

Adalah Mf (18) warga Desa Sebani, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, yang menjadi korbannya.

Mf menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok pesepeda di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Akibat penganiayaan tersebut Mf mengalami lebam di bagian perut dan bahu kanan serta luka gores pada leher sebelah kanan.

Aksi penganiyaan terhadap pelajar yang dilakukan oleh gerombolan pesepeda itu  terekam kamera CCTV di sekolahnya, Senin (6/7/2020) pukul 09.00 WIB.

Dari rekaman kamera CCTV durasi 02.51 menit terlihat tiga orang pesepeda menghampiri korban. 

Pelaku tiba-tiba mengeroyok dan memukul korban pada bagian perut sampai jatuh tersungkur.

Korban berupaya berdiri terlihat menahan sakit akibat pukulan itu.

Di saat bersamaan muncul seorang pesepeda bertubuh kekar mendatanginya dan langsung menendang tubuh korban dari arah belakang.

Pemukulan itu masih terus berlanjut meski warga setempat dan pengguna jalan berupaya melerainya. Bahkan pelaku masih saja berulang kali memukul korban di bagian kepalanya. 

Penganiayaan berhenti seusai korban dilerai oleh Tentara dan menjauh dari lokasi kejadian perkara. 

Korban melaporkan kasus penganiayaan  ini ke Polsek Magersari, Polres Mojokerto Mojokerto.

Kapolsek Magersari, Kompol M. Sulkan membenarkan adanya kejadian penganiayaan terhadap pelajar yang dilakukan oleh sekolompok pesepeda. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved