Breaking News:

Tahun Ajaran Baru 2020 Solo Raya

Solo Jadi Zona Hitam saat Hari Pertama Tahun Ajaran Baru,Disdik Temukan Ada Sekolah Nekat Tatap Muka

Dinas Pendidikan Kota Solo sudah mengimbau KBM dilakukan secara daring atau online, termasuk masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
ILUSTRASI : Petugas medis Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan swab test Covid-19 di Pasar Bogor, Selasa (12/5/2020). Seorang pedagang dinyatakan positif Corona setelah mengikuti rapid test Covid-19 massal yang digelar Badan intelijen Negara (BIN) di Pasar Bogor kemarin. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Meskipun pandemi Covid-19 masih berlangsung, tetapi di Kota Solo ada sekolah yang tidak mengikuti perintah Dinas Pendidikan (Disdik).

Buktinya tahun ajaran baru 2020/2021 per Senin (13/7/2020), ada sekolah yang menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan tatap muka.

Dinas Pendidikan Kota Solo sudah mengimbau KBM dilakukan secara daring atau online, termasuk masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

Kasus Covid-19 di Kota Solo Kembali Bertambah, Kini Perempuan 63 Tahun Asal Joglo

Buntut 25 Mahasiswa PPDS UNS Solo Positif Covid-19, RSUD Dr Moewardi Lakukan Tracing Masif

Meski begitu, dinas masih mendapati sekolah yang nekat menjalankan KBM dengan tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Etty Retnowati menyampaikan pihaknya mendapat laporan ada satu sekolah yang masih menjalankan MPLS secara tatap muka.

"Kita mendapat laporan ada satu sekolah SD swasta, terus sudah kita cek dan kita ingatkan," kata Etty.

Etty enggan merinci sekolah mana yang nekat menjalankan MPLS secara tatap muka itu.

"Ada pengawas yang kita terjunkan, kita peringatkan, kalau ada apa-apa, risiko siapa yang menanggung," ujar dia.

"Prinsipnya tidak ada tatap muka di sekolah, kita tidak ingin sekolah menjadi klaster penularan baru," tegasnya.

Wanita di China Ini Sudah Tularkan Virus Covid-19 ke 71 Orang dalam Waktu 1 Menit, Terjadi di Lift

DPC PKB Solo Nyatakan Sikap Dukung Gibran: Tunggu Rekomendasi Turun, Siapkan Deklarasi

MPLS, lanjut Etty, masih bisa dilakukan secara online dengan membagikan video penjelasan profil sekolah.

Itu menjadi alternatif yang bisa dilakukan mengingat tren kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Solo masih menggeliat.

Sebut saja, penambahan sebanyak 18 pasien terjadi pada Minggu (12/7/2020) kemudian disusul satu kasus baru pada Senin (13/7/2020).

"Sekolah harus membuat video tentang sekolah, kepala sekolah, guru-gurunya kemudian di-share di youtube atau grup WA," ucap Etty. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved