Usai Dibuka Untuk Umum, Grojogan Sewu Wajibkan Pengunjung Terapkan Protokol Kesehatan

Ada sejumlah aturan protokol kesehatan dan pengurangan jumlah pengunjung untuk mengantisipasi adanya penularan covid.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Pengunjung Grojogan Sewu saat mencuci tangan di area wisata 

Laporan wartawan Tribunsolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR – Pemerintah Karanganyar telah membuka kembali obyek wisata usai pandemi corona pada 16 Juni 2020 salah satunya Grojogan Sewu.

Namun meskipun begitu, Grojogan Sewu tetap menerapkan protokol kesehatan mengingat kasus virus corona belum usai sepenuhnya.

Baru Dibuka Saat New Normal, Grojogan Sewu Hanya Terima 30% Pengunjung

Mitos Unik di Jembatan Air Terjun Grojogan Sewu Ini Ternyata Masih Dipercaya Hingga Kini, Apa Itu?

Ada sejumlah aturan protokol kesehatan dan pengurangan jumlah pengunjung untuk mengantisipasi adanya penularan covid.

“Sebelum dibuka wisata air disini, kami langsung persiapkan sejumlah tempat cuci tangan bagi pengunjung sebelum masuk tempat wisata,” kata Petugas pintu masuk Grojogan Sewu, Widodo kepada Tribunsolo.com, Selasa (14/7/2020).

“Ada pengukur suhu tubuh saat pengunjung masuk, usai diukur kami langsung minta untuk pengunjung mencuci tangan,” katanya.

Tak hanya di pintu masuk, tempat cuci tangan juga tersebar di dalam obyek wisata.

Selain tempat cuci tangan, pengunjung juga diwajibkan untuk memakai masker saat masuk.

Pantauan Tribunsolotravel.com, para petugas yang bertugas juga mengenakan pelindung wajah dan masker.

Bahkan untuk menerima tiket dan uang masuk tiket, pengunjung menggunakan nampan untuk bertransaksi.

Meskipun tampak ramai namun ternyata wisatawan yang datang ke Grojogan Sewu dibatasi hingga 30% dari hari biasa.

Widodo membebebrkan bahwa pengunjung yang datang dihitung hanya sekitar 300 saja dari ribuan pengunjung yang biasanya datang.

“Karena ini kan masih uji coba, nanti kalau tidak ada masalah selama 14 hari setelah buka semoga bisa buka normal dan pengunjung tak dibatasi,” ujarnya.

Dikelilingi tebing tinggi dan rimbunan pohon, air terjun Grojogan Sewu menjadi tempat yang tepat bagi masyarakat yang ingin menghilangkan penat dari hiruk pikuk kota.

Tempat ini buka mulai pagi hingga 17.00 WIB.

Untuk masuk, pengunjung harus membayar tiket sebesar Rp 20 ribu untuk domestik dan Rp 150 ribu untuk wisatawan asing.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved