Info Kesehatan

Mengenal Penyakit yang Bisa Saja Terjadi Setelah Digigit Nyamuk: Malaria hingga Chikungunya

Hal ini membuat respon sistem kekebalan tubuh menghasilkan hitamin sehingga memicu pembengkakan di area yang tergigit nyamuk. Histamin yang.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
IST
Nyamuk 

TRIBUNSOLO.COM -  Dimana pun dan kapan pun, pasti kita memiliki peluang untuk digigit nyamuk.

Ketika digigit nyamuk tubuh akan menimbulkan reaksi yang berbeda-beda mulai gatal hingga bentol-bentol.

Pasalnya saat menggigit air liur nyamuk yang mengenai kulit dikenal tubuh sebagai zat asing.

Hal ini membuat respon sistem kekebalan tubuh menghasilkan hitamin sehingga memicu pembengkakan di area yang tergigit nyamuk.

Histamin yang diproduksi sistem kekebalan tubuh juga mengirimkan sinyal ke saraf dan memicu rasa gatal.

Mengapa nyamuk menggigit manusia?

Nyamuk menggigit manusia untuk mengambil darah sebagai makanan.

Tes Kepribadian : Hewan Apa yang Pertama Kali Kamu Lihat, Bisa Ungkap Keunikan yang Ada dalam Dirimu

Terhalang Pandemi, Event Lari Rutin Ini Akan Dilakukan Secara Virtual, Begini Teknisnya

Perasaan Putra Jokowi Gibran Seusai Kantongi Rekomendasi PDI Perjuangan : Senang, Plong!

Pasalnya, nutrisi yang terkandung dalam darah manusia membantu nyamuk betina menghasilkan telur untuk berkembang biak.

Jadi, hanya nyamuk betina yang menggigit manusia. 

Haruskah kita khawatir dengan gigitan nyamuk?

Rasa gatal akibat gigitan nyamuk bisa mengakibatkan peradangan.

Menggaruk area yang gatal bisa meningkatkan risiko infeksi.

Selain itu, gigitan nyamuk juga bisa berisiko menyebabkan berbagai penyakit berikut:

 
1. Malaria

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh nyamuk Anopheles yang membawa virus. Gejala awal malaria mirip seperti flu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved