Breaking News:

Pilkada Sukoharjo 2020

Puluhan Baliho EA di Enam Kecamatan Dirusak, DPC PDIP Instruksikan Relawan Tidak Terprovokasi

Puluhan Baliho sosialisasi bergambar bakal Pasangan Calon (Paslon) Bupati - Wakil Bupati Sukoharjo, Etik Suryani - Agus Santosa (EA) ditemukan rusak.

Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Agil Tri
TribunSolo.com/Istimewa
Ilustrasi baliho EA di Corat-coret 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Puluhan Baliho sosialisasi bergambar bakal Pasangan Calon (Paslon) Bupati - Wakil Bupati Sukoharjo, Etik Suryani - Agus Santosa (EA) ditemukan rusak.

Nampak baliho bergambar EA itu seperti sengaja dirusak, dengan cara dirobek.

Selain itu, ada juga baliho yang dicoret dengan menggunakan cat semprot.

Menurut bendahara DPC PDIP Sukoharjo Wawan Pribadi, baliho milik Paslon PDI Perjuangan itu ditemukan rusak di enam Kecamatan di Kabupaten Sukoharjo.

Yakni di Kecamatan Sukoharjo, Baki, Kartasura, Grogol, Tawangsari, dan Nguter.

"Jumlah baliho pasangan EA yang dirusak bervariasi di tiap kecamatan," katanya.

Baju Gibran-Teguh Boncengan Naik Banteng Ternyata Buatan Distro di Jalan Samratulangi Manahan Solo

Sah! Kader PKS yang Pakai Baju Gibran Dicopot dari Sekretaris Fraksi & Tak Boleh Jadi Jubir Setahun

Jelang Idul Adha, Kasus Covid-19 Tembus 257, Kota Solo Jadi Daerah Berisiko Tinggi Penularan Virus

Hari Ini Nasib Kader PKS yang Pakai Baju Relawan Gibran saat Rapat Paripurna di DPRD Solo Diputuskan

Baliho EA yang banyak dirusak ada di Kecamatan Sukoharjo yang mencapai 14 buah baliho disusul Baki delapan baliho.

Seperti arahan Ketua DPC PDIP Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, Wawan mengimbau agar kader untuk tidak bertindak sendiri-sendiri dan menjaga kondusivitas daerah.

Kasus perusakan tersebut sudah dilaporkan polisi dengan harapan pelaku perusakan bisa segera ditangkap.

Pasalnya banyak yang menduga, pelaku perusakan adalah pendukung yang kecewa dengan hasil rekomendasi.

"Kami tidak mau menuduh siapa pelakunya, biar polisi yang mengusut kasus perusakan ini," jelasnya.

Dengan perusakan baliho tersebut, Wawan mengatakan pihaknya sangat merasa dirugikan.

"Yang jelas kami dirugikan," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved